Flash Decompiler
February 15, 2006
Waktu pertama mengenal animasi flash, saya mengira kalau file .swf yang dihasilkan adalah produk jadi yang tidak dapat dikembalikan ke file mentahnya yang berekstensi .fla. Waktu iseng googling dengan keyword “flash decompiler” ternyata hasil pada halaman pertama berisi software-software untuk keperluan ini. Kemudian saya mengunjungi beberapa websitenya dan mendownloadnya. Yang saya temui semuanya software berbayar, tetapi menyediakan versi trial-nya.
Saya mencobanya dengan membuka pada file charts.swf PHP/SWF Charts dari maani.us dengan software Flash Decompiler. Setelah terbuka, pada Resource Bar nampak kategori untuk isi yang mungkin terkandung dalam file tersebut: shape, image, morph, sound, video, font, button, frame, sprite dan scripts. Tentu saja tidak semuanya tersedia untuk file yang saya buka dan karena softwarenya trial version, proses export ke .fla tidak dapat dilakukan. Tetapi, saya dapat mengintip action script-nya terutama script proteksinya, jadi saya bisa mengetahui bagaimana pengecekan kode lisensi PHP/SWF Charts yang didasarkan pada domain/host.
Tulisan ini bukan untuk mengajarkan meng-crack, hanya untuk pertimbangan bagi developer movie/aplikasi flash.
Isi postingan sudah berakhir pada paragraf di atas. Paragraf ini merupakan paragraf tambahan yang akan muncul pada bagian bawah setiap postingan. Ini saya jadikan contoh penggunaan plugin Wordpress baru yaitu WP Additional Paragraph. Plugin ini bisa juga digunakan untuk menyisipkan kode HTML misalnya untuk menampilkan banner di bawah.


Posted in









Muhammad Jazman said on February 20, 2006, 11:42 am:
hasil file exportnya (*.fla) gag dijamin bisa jalan… perlu sedikit effort lagi. eh itu karena saya pake versi bajakan sothing swf decompiler … hehehe…gag tau kalo versi aslinya