Prefiks Kelipatan pada Sistem Biner: Kilo atau Kibi?

Date May 8, 2006

Sial bener, sudah jalan jauh-jauh 5 kilometer ke warnet, nggak tahunya akses internetnya lambat banget, download 500 kilobyte aja susah.

Kalimat tersebut di atas bukan kutipan dari ungkapan kekecewaan seseorang, saya mengarangnya hanya sebagai pengantar tulisan ini. Pada kalimat tersebut terdapat dua kata yang tercetak tebal, kilometer dan kilobyte. Masing-masing kata tersebut mempunyai prefiks atau awalan yang sama yaitu kilo. Prefiks kilo pada kilometer diartikan sebagai 1.000 yang mengacu pada prefiks Sistem Satuan Internasional (SI) sehingga lima kilometer diartikan sebagai 5.000 meter. Apakah 500 kilobyte juga dapat maksudkan sebagai 500.000 byte? Jawabannya bisa iya bisa tidak.

Jika mengacu pada prefiks satuan SI, prefiks kilo hanya digunakan sebagai prefiks kelipatan pada sistem desimal (berbasis 10, dirumuskan sebagai 10n) yang nilainya 103 atau 1.000, sehingga 500 kilobyte diartikan sebagai 500.000 byte. Sedangkan pada dunia teknologi informasi, khususnya komputer yang umumnya menggunakan sistem biner (berbasis 2, dirumuskan sebagai 2n), prefiks kilo dimaksudkan sebagai prefiks yang mempunyai nilai 210 atau 1.024, sehingga 500 kilobyte diartikan sebagai 512.000 byte. Kemungkinan karena nilainya yang hampir sama yang membuat prefiks kilo diadopsi dari prefiks SI sebagai kelipatan pada dunia komputer, nilai perbedaan yang dapat menimbulkan salah asumsi hanya 2,4%.


Permasalahan

Bilangan yang mereperentasikan suatu kuantitas di bidang komputer semakin meningkat dan keperluan prefiks-prefiks yang digunakan untuk kuantitas yang lebih tinggi terus mengadopsi prefiks SI: mega, giga, tera, peta, exa, zetta dan yotta. Yang terjadi, persentasi perbedaan antara asumsi berdasarkan sistem desimal dan sistem biner semakin meningkat, pada penggunaan prefiks tera perbedaannya 9,95% dan pada penggunaan prefiks tertinggi menurut SI yaitu yotta, perbedaanya mencapai 20,89%, seperti ditunjukkan tabel berikut.

Prefiks Sistem Desimal Sistem Biner % Perbedaan
kilo 103

210

2,40%
mega 106

220

4,86%
giga 109

230

7,37%
tera 1012

240

9,95%
peta 1015

250

12,59%
exa 1018

260

15,29%
zetta 1021

270

18,06%
yotta 1024

280

20,89%

Dalam penerapannya, kita sepertinya dituntut untuk mengerti bahwa perhitungan dengan adanya prefiks-prefiks tersebut didasarkan satuan yang mengikutinya. Ketika prefiks-prefiks tersebut diikuti satuan gram, meter atau satuan metrik lainnya berdasarkan SI, maka perhitungan yang kita terapkan adalah sistem desimal, sedang jika satuan yang mengikutinya adalah satuan di bidang komputer seperti byte atau bit, maka perhitungannya didasarkan pada sistem biner. Dalam kenyataannya, dalam bidang komputer meskipun satuan yang mengikutinya sama tetapi penerapannya masih berbeda. Untuk hardisk, umumnya diterapkan perhitungan berdasarkan sistem desimal untuk ukuran kapasitasnya seperti dua buah hardisk milik saya, jadi 40 GB dimaksudkan sebagai kapsitas sebesar 40.000.000.000 byte. Di lain pihak, untuk memori komputer perhitungan yang diterapkan adalah sistem biner, jadi memori sebesar 256 MB dimaksudkan sebagai 256×1024×1024=268.435.456 byte. Untuk keping CD, kapasitas yang dicantumkan, misalnya 700 MB, umumnya menggunakan sistem biner, tetapi untuk keping DVD, yang diterapkan adalah sistem desimal.


Standardisasi

Untuk menghindari berbagai permasalahan yang mungkin ditimbulkan sebagaimana tersebut di atas, pada tahun 1999, International Electrotechnical Commission (IEC) telah mengenalkan standar prefiks-prefiks kibi-, mebi-, gibi-, tebi-, pebi-, exbi- serta simbol-simbolnya untuk kelipatan kuantitas pada sistem biner. Standar ini dipublikasikan pada Amandemen 2 IEC 60027-2, Bagian 2: Telekomunikasi dan Elektronik. Tahun 2005, pada edisi ketiga standardisasi ini, telah ditambahkan prefiks zebi- dan yobi- sehingga telah sesuai dengan prefiks-prefiks menurut standar SI. Nama diambil dari dua huruf pertama dari prefiks SI dengan ditambah “bi” yang berarti binary.

Faktor Nama Simbol Asal Kata Asal dalam SI
210 kibi Ki kilobinary(210)1 kilo(103)1
220 mebi Mi megabinary(210)2 mega (103)2
230 gibi Gi gigabinary (210)3 giga (103)3
240 tebi Ti terabinary (210)4 tera (103)4
250 pebi Pi petabinary (210)5 peta (103)5
260 exbi Ei exabinary (210)6 exa (103)6
270 zebi Zi zettabinary (210)7 zetta (103)7
280 yobi Yi yottabinary (210)8 yotta (103)8

Standardisasi IEC didukung antara lain oleh International Committee for Weights and Measures (CIPM) and the Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Standar IEEE, IEEE 1541 yang pada tahun 2005 ditingkatkan menjadi standar yang digunakan secara penuh, dalam salah satu rekomendasinya menyatakan bahwa prefiks biner digunakan untuk satuan yang mengacu pada kuantitas yang digunakan dalam bidang elektronik digital dan komputasi, yaitu byte(B), bit(b) dan octet(o).


Tidak Populer

Sampai saat ini, penggunaan prefiks biner sangat langka ditemui dalam kaitannya dengan komputer dan internet. Semua sistem operasi yang pernah saya coba dan biasanya digunakan untuk mengukur berapa byte suatu file, menggunakan prefiks SI. Kegiatan mempopulerkan prefiks biner dalam masyarakat luas belum pernah saya dengar gaungnya. Kepopuleran penggnaan prefiks SI sepertinya sudah mendarah daging bagi pengguna komputer. Ketidakpopuleran prefiks biner dihadapkan pada kenyataan bahwa penggunaan prefiks SI sudah dilakukan sangat lama, setidaknya pada saat kuantitas besaran di bidang komputer mencapai batas “kilo”. Malahan, penggunaan prefiks SI di atas kilo lebih populer digunakan pada satuan di bidang komputer dibandingkan pada satuan metrik menurut SI. Kita lebih terbiasa dengan “megabyte” daripada “megameter” atau “megagram”.


Perlukah Berubah?


Menurut saya, memang perlu adanya kejelasan dalam mengartikan prefiks pada satuan yang digunakan, apakah menggunakan kelipatan desimal atau kelipatan biner sehingga ada kesamaan pandangan di antara pemberi dan penerima informasi. Penerapannya dapat berupa menyamakan persepsi bahwa ketika diikuti dengan satuan byte, bit atau octet sistem yang digunakan adalah sistem biner. Penerapan lainnya dengan menggunakan prefiks baru untuk merepresentasikan bahwa sistem yang digunakan adalah biner seperti standar IEC tersebut. Saya pribadi lebih memilih opsi kedua, karena lebih memberikan kejelasan sehingga pengguna terutama yang baru menemui prefiks tersebut sudah dapat membedakan jika kibi itu berbeda dengan kilo. Jadi, kalo ada gerakan mempopulerkan prefiks kelipatan pada sistem biner ini, saya akan mendukung.



Tulisan lain yang mungkin terkait dengan tulisan di atas:

  1. 2 gigabytes = 2,000,000,000 bytes
  2. Menerjemahkan Angka ke Kata-kata di dalam Microsoft Excel
  3. Size dan Size on Disk

No comments as yet.

Leave A Comment

All fields marked with "*" are required.