Returnil Virtual System 2008 Personal Edition

Date May 3, 2008

returnil-logo Bagi yang biasa menggunakan jasa warnet, mungkin pernah mendapati bahwa kita diberi kebebasan menginstall aplikasi-aplikasi yang kita inginkan terpasang saat menjelajah internet. Tapi, ketika keesokan harinya kita menggunakan komputer yang sama dalam warnet tersebut, program tersebut sudah tidak ada lagi. Tidak hanya itu, bookmark dan history yang kita tambahkan di browser semua lenyap. Mungkin juga file-file yang kita simpan pun turut lenyap. Ya, komputer kembali ke kondisi yang sama seperti saat kita belum menggunakannya. Dari yang saya lihat, pengelola warnet banyak yang menggunakan software Deep Freeze untuk keperluan tersebut. Software tersebut bukan freeware dan harus membeli lisensinya, kecuali sekedar untuk mencoba dalam masa trial-nya.

Sejenis dengan Deep Freeze, software untuk keperluan memproteksi system ini bisa digunakan secara gratis, meskipun untuk keperluan penggunaan di warnet sepertinya tidak bisa karena software ini bersifat free untuk personal use, penggunaan pribadi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan komersial. Nama software ini adalah Returnil Virtual System 2008 Personal Edition.

returnil Returnil Virtual System 2008 Personal Edition (RVS 2008) mengusung teknologi virtualisasi yang dapat digunakan untuk memproteksi partisi sistem. Misalnya saja Windows terinstall dalam partisi sebagai drive C, maka ketika RVS 2008 diaktifkan, semua perubahan dalam drive C akan hilang dan sistem kembali ke kondisi awal sebelum RVS diaktifkan saat booting komputer berikutnya. Memang, semua perubahan status ON dan OFF dari RVS 2008 akan berlaku pada booting komputer berikutnya. Keterbatasan pada hanya partisi sistem dengan tidak adanya opsi memproteksi partisi lainnya, saya lihat merupakan satu kekurangan yang dimiliki.

Kapan saat digunakan? Dari yang saya baca melalui websitenya, software ini dapat digunakan untuk kepentingan keamanan atau security dari komputer. Misalnya saja, ada kemungkinan ketika digunakan baik oleh sendiri atau oleh orang lain kita khawatir akan adanya infeksi virus atau program berbahaya lainnya ke sistem, maka kita dapat mengaktifkan RVS 2008 ini, dan pada saat booting berikutnya sistem telah kembali ke kondisi semula.

Begitu juga ketika kita ingin sekedar mencoba-coba software yang belum jelas aman atau tidaknya, maka kita bisa mencoba menginstall lebih dahulu saat RVS 2008 aktif, melihat cocok tidaknya software tersebut, begitu juga aman atau tidaknya. Ketika di rasa cocok dan aman, baru kita menginstall dengan RVS dinonaktifkan lebih dahulu.

returnilb

Mengingat proteksi dilakukan pada partisi sistem secara keseluruhan, semua perubahan seperti penambahan atau penghapusan file pada partisi tersebut akan kembali ke kondisi semula saat booting termasuk penambahan dalam folder My Documents jika masih berada daam patisi sistem. Sedangkan untuk partisi lainnya yang mungkin ada seperti partisi dengan drive D atau E yang bukan partisi sistem, masih dapat dilakukan perubahan pada saat RVS 2008 aktif. Bagi komputer yang hanya memiliki satu partisi, disediakan fasilitas virtual partition yang dapat diberi label sebagai drive Z atau lainnya. Gunanya, partisi ini sama seperti partisi non sistem, jadi pada saat RVS 2008 aktif maupun tidak aktif, kita dapat melakukan penyimpanan pada drive ini, misalnya ketika RVS aktif, kita masih dapat menyimpan file yang didownload dan masih bisa membukanya kemudian.

Dan yang penting untuk jangan sampai dilupakan adalah ketika menggunakan komputer, kita tahu status RVS 2008 ini, jangan sampai ketika aktif kita menginstall software yang benar-benar ingin diinstall dan kemudian baru sadar bahwa RVS aktif dan kita harus mengulang pekerjaan yang sama.

Jika memang software tersebut akan bermanfaat untuk keperluan Anda, Anda dapat membaca lebih jauh tentangnya dan mendownloadnya melalui halaman ini.



Tulisan lain yang mungkin terkait dengan tulisan di atas:

  1. Ext2fsd: Mengakses Partisi Linux di Windows
  2. Virtual Desktop Untuk Windows
  3. Windows Vista Upgrade Advisor Beta
  4. Mengamankan Data pada USB Flash Drive dengan TrueCrypt
  5. Mengkloning Hardisk

22 Responses to “Returnil Virtual System 2008 Personal Edition”

pudakonline - Gravatar

pudakonline said on May 3, 2008, 5:03 pm:

cuman sekedar khawatir, bukannya tambah ribet ya

arimurti.com - Gravatar

arimurti.com said on May 3, 2008, 9:05 pm:

Saya kok kapok pake software sejenis gituan. Tapi kalo buat warnet/lab sih oke lah….

fnb911 - Gravatar

fnb911 said on May 4, 2008, 9:14 am:

Apa sudah pernah mencobanya??Ada yg error2 gt?Seperti deep freeze,di komputer saya g ada masalah.Tp di komputer pacar saya,error dengan selalu muncul text box yg meminta konfirmasi penggantian password,tp ketika di klik “not responding”.Untungnya cm trial jd 3 bulan bisa di uninstall deh.Kl ini gmn,trial ato ga n ada isu2 yang bilang error pa tidak,thx..

Iwan Sipit - Gravatar

Iwan Sipit said on May 4, 2008, 4:16 pm:

iya, saya juga trauma pake software spt ini. dulu pernah pake DeepFreeze 5. Tap begitu dithawed trus reboot, komputer langsung error. terpaksa deh instal ulang..

maseko - Gravatar

maseko said on May 4, 2008, 4:59 pm:

#3
Saya sudah mencoba menggunakan sejak 26 April kemarin, beberapa kali melakukan mencoba ON dan OFF belum ada masalah yang ditemui. Tapi saya sendiri tidak bisa menjamin apakah kondisi akan tetap begini terus :)
Untuk yang versi personal edition ini free, bukan trial.

hielmy - Gravatar

hielmy said on May 4, 2008, 5:47 pm:

nah ini yang saya cari!!! :D
makasih banyak mas atas infonya, bukan buat di warnet sih tapi di PC saya. untuk warnet mah udah pake deepfreeze, ga tau tuh adminnya yg pasang, ga tau bajakan ato bukan :P
mengingat ini freeware saya sangat senang, kalopun ada kekurangan yah harap maklum namanya jg gratisan, mari kita galakan penggunaan software legal. o iya mas boleh ngutip dikit ga buat di blog saya?

makasih.

http://gratisan.hielmy.web.id

maseko - Gravatar

maseko said on May 4, 2008, 6:07 pm:

#6
Silahkan Mas Hielmy, semoga bermanfaat. Selamat juga buat peluncuran blog barunya.

hielmy - Gravatar

hielmy said on May 4, 2008, 8:21 pm:

aduh… langsung dibalas nih sama mas Eko :D
maksih mas, tu iseng2 aja sih, abisnya udah kehabisan ide, mending bikin blog baru. tar saya mau test dulu di kompi saya baru saya review dan masukin kutipan dari sini. btw makan resource besar ga tuh programnya? soalnya ram saya pas2an nih :(

maseko - Gravatar

maseko said on May 4, 2008, 10:09 pm:

#8
Kalau saya lihat sepertinya tidak terlalu besar konsumsi memorinya. Belum melihat ketika aktif, dan ketika nonaktif seperti sekarang saya lihat prosesnya memakan sekitar 7 MB.

Darkum Sudiro - Gravatar

Darkum Sudiro said on May 5, 2008, 7:26 am:

wondering….
who’ll get the prize?
:D

sil - Gravatar

sil said on May 5, 2008, 9:58 am:

ada yang tau cara mem-partisi flashdisk?
pakai software apa? kalau ada yang punya, downloadnya di mana?
thank’s

fnb911 - Gravatar

fnb911 said on May 5, 2008, 1:00 pm:

Oya menurut mas eko,mending gunakan deep freeze 6 ato returnil???
Kl lebih baik deep freeze y saya tetap pake deep freeze,tp kl lebih baik returnil y pake returnil deh…Thx

Dels - Gravatar

Dels said on May 5, 2008, 1:16 pm:

sayangnya ga isa dipake buat keperluan komersil, klo Microsoft punya software sejenis dan free cuma perlu WGA validation buat instalasinya (kecuali udah di crack WGA-nya) namanya “Shared Computer Toolkit” (silahkan cari di google)
referensi bisa dibaca disini:
http://in.webjunction.org/do/DisplayContent?id=13182

oh iya versi lama softwarenya namanya PAC bisa buat windows 98/me/2000

maseko - Gravatar

maseko said on May 5, 2008, 11:14 pm:

#10
masalah itu, masih belum ada kelanjutan Coy..

#11
Memang sih sampai saat ini, terutama di Windows belum saya temukan cara mudah mempartisi flashdisk. Yang lain mungkin mempunyai pengalaman atau informasi mengenai ini?

#12
Terus terang karena keterbatasan pengetahuan saya mengenai Deep Freeze, saya tidak bisa membandingkan keduanya.

#13
Terima kasih mas untuk informasinya, nanti kalau kembali ke Bandung akan saya ingat dan coba

arif - Gravatar

arif said on May 6, 2008, 6:47 am:

Wah boleh juga di coba untuk sekolah nih, tapi hanya partisi system ya? Ada yang punya crack deep freeze ga? Bagi dong!

Dels - Gravatar

Dels said on May 6, 2008, 12:39 pm:

#15
saya ada yg retail version cuma adanya deep freeze yg lama (dipake buat di warnet) klo mau bisa kirim email ke crushfire2004[at]gmail.com ntar klo ada waktu saya kirim secepatnya :D

Wirya - Gravatar

Wirya said on May 7, 2008, 2:33 pm:

# 13
Perasaan yang namanya “Shared Computer Toolkit” udah gak ada sekarang ini, penggantinya namanya “Windows Steady State”

Wah Mas Eko, ini info yang sangat bagus, selama ini untuk freeware program begini cuman bisa pake Windows Steady State.

wawan - Gravatar

wawan said on May 8, 2008, 2:42 pm:

saya pernah pake RVS tapi hati hati kalau menjalankan program yang membutuhkan swap memori besar karena komputer jadi hang.Kalau tidak salah RVS akan menyimpan setting-an komputer di partisi tertentu yg sudah kita tetapkan diawal, nah kalau partisi tsb kecil bisa bikin masalah. Saya pernah mengalami hal ini trus kembali lagi ke deep freeze lagi….

Dels - Gravatar

Dels said on May 8, 2008, 7:12 pm:

#17
iya nama barunya Steady State saya lupa :D, dulu sempet download cuma ya…. keenakan make deep freeze yg udah retail, padahal steady state nawarin fitur lebih baik dari RVS ato deep freeze
Steady State = Shared Computer Toolkit 2.0

fnb911 - Gravatar

fnb911 said on May 8, 2008, 10:58 pm:

#15
Crack Deep Freeze

Saat Deep Freeze expired, pertama kali uninstal deep freeze menggunakan masternya (yg untuk instal deep freeze) karena deep freeze tidak bisa di uninstal melalui control panel.

CARANYA :

1. Munculkan Deep freeze dengan menekan (ctrl + alt + shift + F6) atau (tahan SHIFT dan klik 2x pada icon deep freeze). Setelah menu Deep freeze muncul masukkan password (Jika saat selesai instal pertama kali kita masukkan password) tapi jika tidak masukkan password klik OK. Jika status BOOT masih dalam “BOOT FROZEN” pindahkan ke “BOOT THAWED” lalu OK n Restart Komputer deh.

2. Jalankan instaler deep freeze. pilih Uninstal.

2. Setelah uninstal deep freeze, masuk ke menu START - RUN - ketik REGEDIT.

3. Pilih HKEY_LOCAL_MACHINE - SOFTWARE - MICROSOFT - WINDOWS NT - CURRENT VERSION.

4. Setelah sampai pada current version lihat item-item pada kolom sebelah kanan
dan pilih item yang namanya “AncillaryDev”

5. Pilih item AncillaryDev. di dalam item tersebut ada value data kan. Value data itu dihapus saja.

6. setelah value data pada AncillaryDev kosong (sudah dihapus) Kita instal lagi deh deep freeze.

7. Enjoy the Deep Freeze trial like full version (soale isa dipake berkali-kali hehehehe)

fnb911 - Gravatar

fnb911 said on May 8, 2008, 11:00 pm:

Oya crack saya itu untuk deep freeze versi 6 Standard yg trial pastinya…

Wirya - Gravatar

Wirya said on May 9, 2008, 8:32 am:

# 18

Kalo kita menjalankan disk defrag, berpengaruh gak ke proteksi nya si Returnil ?

Returnil ini kelihatan temporary filenya di drive C:\ kalo kita hilangkan centang show hidden dan system files. Bahkan saya pernah unlocker tuh file dan hapus, setelah di restart, tuh temporary files nonggol lagi dan ngak mengganggu proteksi Returnil. Jadi menurut saya over all ini software bagus, ringan jalannya, dan fitur hotkeynya itu gak kayak deep freeze yang tetap ctrl+alt+shift+F6, hotkey bisa buat sendiri. Yang mau ngehack juga puyeng kan kalo gak tau hotkey dan password nya.

Kekurangan di cuman bisa proteksi drive windows aja.

CMIIW

Leave A Comment

All fields marked with "*" are required.