Menggunakan Aplikasi Linux di Windows dengan Ulteo Virtual Desktop

Published Date May 28, 2008 by maseko

ulteo-vd Pagi tadi, saya lihat file UlteoVD-20080514.exe sebesar 503 MB akhirnya berhasil terdownload setelah tiga hari ini ada di daftar download. Malam ini, saya mencoba menjalankan file tersebut, langsung proses instalasi: Next, Next, Install, menunggu, klik Continue Anyway ketika muncul jendela yang memberitahukan akan adanya instalasi software untuk TAP-Win32 Adapter V8(coLinux), dan akhirnya Ulteo Virtual Desktop berhasil diinstall, dan saya memilih untuk langsung menjalankannya.

Sebuah panel muncul di bagian atas desktop Windows. Bagian paling kiri panel tersebut logo Ulteo yang jika diklik akan memunculkan menu-menu aplikasi, dan sebelah kanannya ikon-ikon System Menu, Kopete instant messenger, Mozilla Thunderbird, dan Mozilla Firefox. Bagian kanan panel menampilkan jam dan tombol untuk keluar dari Ulteo Virtual Desktop versi Beta ini.

Setelah membaca uraiannya beberapa hari yang lalu di Download Squad, akhirnya baru tadi saya mencoba langsung Ulteo Virtual Desktop (UlteoVD) yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi linux dalam Windows tanpa reboot seperti yang saya alami di atas. UlteoVD ini dapat dijalankan pada Windows XP dan Windows Vista 32 bit.

Paket aplikasi yang dibawa UlteoVD sendiri cukup banyak, seperti paket dasar yang dibawa distro-distro linux umumnya: Graphics (GIMP, Inkscape, KPDF, dll), Internet (Firefox, Kopete, Thunderbird, Konqueror, dll), Multimedia (KMix, KsCD, VLC Media player, amaroK), Office (OpenOffice.org), System, dan Utilities, serta aplikasi pengaturan setting.

Mencoba menjalankan aplikasi yang ada, maka ketika muncul, tombol taskbar aplikasi yang aktif tersebut akan bergabung pada taskbar Windows. Aplikasi berjalan dalam desktop Windows. Tampilan jendela tetap mengikuti jendelanya Windows meskipun dari setting saya memilih theme lain. Ketika saya mencoba copy-paste teks antara aplikasi Windows dengan aplikasi dari UlteoVD, ternyata bisa dilakukan. Jadi seperti aplikasi Windows itu sendiri. Pendekatan serupa seperti coLinux, karena informasinya Ulteo memang dikembangkan dari coLinux.

ulteo-v-desktop

Ketika saya membuka file manager, pada /home nampak direktori Desktop dan My Documents yang masing-masing berisi file dan folder yang sama dengan yang ada di Windows. UlteoVD sendiri dalam Windows tersimpan sebagai diskfile dengan nama vdisk di Program Files\Ulteo\Virtual Desktop\os dengan besar 5GB. Jika ingin membaca isi file ini, dapat menggunakan software pembaca filesystem linux seperti yang dapat didownload pada alamat http://www.diskinternals.com/linux-reader/. Untuk masalah kernel atau hal-hal teknis lainnya, saya tidak mengerti.

Masalah yang saya hadapi saat mencoba tadi adalah ketika misalnya saya ingin mengatur setting yang memerlukan akses root, saya tidak bisa menggunakan password "root " seperti yang diinformasikan. Ketika menggunakan perintah sudo <command> di console seperti yang diinformasikan pada dua baris yang muncul dalam terminal ternyata ketika diminta password dan saya memasukkan password "root" pun masih dianggap salah. Sedang menjalankan su root, password "root" diterima dengan baik. Untuk pengguna sendiri usernya adalah "me" dengan password "me".

Masalah lainnya yang belum saya temukan jawabannya adalah belum bisa koneksi dengan internet langsung. Menu Network setting yang memerlukan akses root tidak dapat saya masuki. Teringat adanya penambahan network adapter baru  TAP-Win32 Adapter V8(coLinux) di Windows, saya mencoba melakukan pengubahan setting TCP/IP dari situ dengan memberikan IP baru, dan hasilnya bisa koneksi jaringan, dan akses internet dapat dilakukan dengan menggunakan proxy yang juga digunakan Windows. Bingungnya jika akan melakukan koneksi langsung dengan modem. Karena pengetahuan linux saya masih dangkal, jadi belum bisa utak-atik lebih jauh.

Agar dapat menjalankan UlteoVD ini, diperlukan PC x86 CPU 32 bit dengan RAM setidaknya 512MB RAM dan ruang hardisk tersisa 4GB (atau 5GB?, seperti besar file image yang tersimpan). Direkomendasikan menggunakan DualCore CPU dan 1GB RAM.

Bagi yang mau mengenal aplikasi-aplikasi linux tanpa perlu meninggalkan Windows, bisa memanfaatkan Ulteo Virtual Desktop ini sebagai alternatif. Pendekatan yang sama, kabarnya juga telah dilakukan oleh andLinux, tapi yang ini belum saya coba.

Ulteo Virtual Desktop | Download



Tulisan lain yang mungkin terkait dengan tulisan di atas:

  1. Virtual Desktop Untuk Windows
  2. Ext2fsd: Mengakses Partisi Linux di Windows
  3. Outlook On The Desktop
  4. Windows Live FolderShare: Belum Terintegrasi dengan Windows Live
  5. Menggunakan Post2Blog Sebagai Aplikasi Portable

23 Responses to “Menggunakan Aplikasi Linux di Windows dengan Ulteo Virtual Desktop”

Fachia - Gravatar

www.thefachia.com Fachia said on May 28, 2008, 10:13 pm:

Ada juga yang seru mas, pake virtual PC tanpa perlu install software,..langsung via browser. Kapasitas penyimpanan online jatah 5 giga, http://urlcantik.com/7d9b lumayan jg loh

Rafki RS - Gravatar

rafkirasyid.com Rafki RS said on May 29, 2008, 12:41 am:

Wah, sepertinya semakin hari Windows semakin terbuka menerima kehadiran Si Penguin. Kapan ya, source codenya Windows bisa menjadi open source seperti Linux? Dalam mimpi kali ya? :smile:

maseko - Gravatar

maseko.com maseko said on May 29, 2008, 1:27 am:

#1
Thanks infonya.

#2
Windows sepertinya tetap saja, yang lain yang pintar memanfaatkan :)

gratisanboy - Gravatar

gratisanboy said on May 29, 2008, 6:48 am:

Kira2 ada nggak mas, program serupa tapi tampilan desktopnya bener2 tampilan linux. Aku dah lama pengen maen linux di kompiku tapi males proses instalasinya yang rumit.

arif - Gravatar

arif said on May 29, 2008, 6:56 am:

#4
bukannya bisa pake live cd nya linux, atau coba vmwareplayer deh

bintangasia - Gravatar

bintangasia said on May 29, 2008, 6:57 am:

Mas eko, apakah Ulteo otomatis terintegrasi dengan hardware yang sebelumnya sudah terinstal di windows? misal printer, modem, scanner, dll. Thx mas, tolong dijawab…

gratisanboy - Gravatar

gratisanboy said on May 29, 2008, 7:03 am:

To arif, thx infonya. BTW, aku juga dah lama tahu tentang live CD linux tapi belum sempat coba sampe sekarang.

pemuda - Gravatar

pemuda said on May 29, 2008, 8:09 am:

ada nggak program yg kaya gini tapi bisa njalanin aplikasinya mac?

Isparmo - Gravatar

www.isparmo.web.id Isparmo said on May 29, 2008, 8:34 am:

Mas Eko,
Sepertinya lebih fleksible jika memakai aplikasi virtual pc seperti VMWare atau yang gratis pake VirtualBox sebab kita bisa customize lebih banyak dan sistem yang akan dipasang juga terserah kita mau pake operating sistem apa.
Yang saya sampai sekarang belum nemu itu virtual pc untuk MacOsX, ada info gak mas biar si Mac itu bisa di jalankan di atas Windows

bensie - Gravatar

bensie said on May 29, 2008, 10:01 am:

bisa dicoba juga menggunakan virtual box, lebih efisien, bisa diremote.

Dels - Gravatar

Dels said on May 29, 2008, 12:33 pm:

loh2 ini dari CoLinux toh, saya kira dari CygWin :D
btw bukannya VMWare Player yg baru nawarin yg namanya seemless mode, dimana kita bisa integrasiin windows ama linux dalam 1 desktop (ya mirip2 Ulteo ini) cuma si taskbar windows musti dipindahin ke bagian kiri/kanan layar biar bisa diakses (klo misal Linux-nya make KDE, bisa ditaro dibagian atas)
sayangnya VMWare Player gede buener downloadnya, trus yg gratisan susah lg konfigurasinya, enakan Virtual PC 2007 ato Virtualbox dah lebih mantaph…

Iskak - Gravatar

iskakfatoni.co.cc Iskak said on May 29, 2008, 7:46 pm:

Wah ukuran yang tidak mungkin bisa saya download. Apa Mas bisa bantu ?

Arief Hidayat - Gravatar

parief.wordpress.com Arief Hidayat said on May 30, 2008, 9:21 am:

Klo mau main linux n males installnya …pake aja virtual pc ato live-cd…sekarang ada PC LINUX yang ada fitur kayak AEROnya vista. download aja…

Isparmo - Gravatar

www.isparmo.web.id Isparmo said on May 30, 2008, 1:14 pm:

Kalau males buat virtual os pake saja VMPlayer trus virtual os (Linux) bisa di download di http://bagside.com/bagvapp/index.html

mautauaja - Gravatar

mautauaja said on June 2, 2008, 12:26 pm:

Bagus juga nih aplikasi. Langsung memainkan aplikasi GNU/Linux tanpa harus install OS itu sendiri. Gue dah berhasil menggunakan Virtualbox versi 1.6 di OpenSUSE 10.3, dan guest OS-nya Win XP SP2. Tapi masih kesulitan menggunakan ufd pada Guest OS tersebut. Bisa bantu ?

maseko - Gravatar

maseko.com maseko said on June 2, 2008, 11:08 pm:

#15
Nanti kalau ada kesempatan, mau mencoba lagi dulu :) Dulu lupa,pengaturan dan sebagainya, soalnya setelah menjadi sumber masalah, belum mencoba lagi.

Arifin - Gravatar

Arifin said on September 1, 2008, 1:33 pm:

mas, gmn cr nambah partisi Hardisk utk Ubuntu yg terinstal di windows, tp kutaruh di dir D:, tanpa merubah ubuntu -nya?
soale aq cm milih sebesar 5Gb pas instal linux awalnya.
thx

frans - Gravatar

frans said on October 28, 2008, 12:19 pm:

kenapa sech softwere linux itu ga bisa di install,emank klo masih pentium 3 ga bisa ya………………

dhika - Gravatar

dhika said on November 6, 2008, 1:07 pm:

Mas eko kenapa ya setiap kali instal debian mini.iso di virtual boox selaalu gagal di partisi hardisk bisa bantu tahap-2 ny anggak mas
makasih sebelumnya thanks

adi - Gravatar

adi said on February 4, 2009, 11:03 am:

thanks

reez - Gravatar

belajarit.um.ac.id reez said on October 3, 2009, 7:44 am:

waaahhh… bs dcoba neh..
thx mas…

cyra - Gravatar

musik.um.ac.id cyra said on October 22, 2009, 8:14 pm:

keren mas…

Can Masagi - Gravatar

www.tripelpley.com Can Masagi said on June 3, 2010, 12:49 pm:

Kalo saya kebalik… pake Apps Wind*ws di Linux :-P

Leave A Comment

All fields marked with "*" are required.