Mengembalikan Favicon Lama Google
June 1, 2008 by maseko
Sebelumnya saya sudah menuliskan bahwa dibandingkan favicon Google yang baru, saya lebih menyukai favicon yang lama. Saya lihat, bukan hanya saya saja yang merasa begitu, ada komentar di postingan mengenai favicon Google baru yang menyatakan sama. Dalam beberapa entry dan komentar blog juga begitu.
Perubahan oleh Google ini sebenarnya tidak mengganggu fungsi utamanya untuk mencari berbagai informasi di jagad internet, hanya masalah selera dan mungkin kebiasaan dengan apa yang dilihat sebelumnya. Bagaimana jika meminta beramai-ramai kepada Google untuk kembali ke favicon lamanya? Urusan gambar kecil tersebut, bisa jadi sudah melalui berbagai rapat, voting, dan perhitungan matang oleh Google. Jika memang ingin tetap melihat favicon lama ketika membuka web Google, kita bisa melakukannya sendiri.
Cara ini bisa hanya bisa dilakukan pada Firefox atau browser lain yang bisa menjalankan Greasemonkey. Ya, jadi sebelumnya pada browser harus sudah terinstall Greasemonkey ini. Jika sudah, install user script Google’s Old Favicon. Selanjutnya silahkan mencoba membuka web pencarian Google, seharusnya favicon lama sudah hadir pada address bar browser.
![]()
– via Simplehelp
----------------------
IKLAN – Mengikuti jejak kesuksesan I heart NY, Eko Punto Pambudi berinisiatif membuat ikon baru untuk Jakarta seperti nampak pada gambar di samping. Menurutnya ikon ini dibuat simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.
Kini, ikon tersebut ada pada sebuah kaos yang dapat anda dapatkan di sini.

Posted in









malapu said on June 2, 2008, 12:21 am:
mas di aku kok logonya tetep sama ya??? seperti biasanya ga berubah