Pendapatan Hampir Setahun dari Google Adsense
June 30, 2008 by maseko
Gambar di atas menunjukkan catatan statistik dan pendapatan saya dari Google Adsense untuk jangka waktu hampir satu tahun atau kurang lebih 10 bulan. Jadi, penampilan di sini bukan untuk bermaksud pamer pendapatan, karena saya tahu, banyak yang bisa mendapatkan jumlah tersebut dalam waktu sehari, bahkan mungkin lebih dari itu. Hanya untuk catatan dan untuk memberi gambaran pendapatan Google Adsense dari blog yang 99% isinya menggunakan bahasa Indonesia yang tidak diperkenankan memasang Google Adsense for Content dan memang tidak tersedia dalan account Google Adsense saya. Jumlah tersebut semata-mata berasal dari Google Adsense for Search yang saya terapkan dalam fasilitas pencarian di maseko.com.
Awalnya sendiri hanya coba-coba. Pada saat memutuskan untuk menggunakan layanan Google Custom Search Engine (CSE), ketika pendaftarannya ada opsi bagaimana iklan Google akan di tempatkan. Sebenarnya ada opsi untuk tidak menampilkan iklan jika website yang akan menggunakan layanan tersebut adalah non-profit, universitas, atau lembaga pemerintah. Waktu itu saya memilih opsi menampilkan iklan dan saya mengatur hanya untuk menampilkan iklan di sebelah kanan hasil pencarian. Beberapa hari atau minggu menggunakan layanan Google CSE, saya mengetahui adanya menu Make Money yang intinya untuk mengintegrasikan dengan Google Adsense account yang nantinya akan mendapat bagi hasil dari iklan yang ditayangkan dalam hasil pencarian.
Bagi saya waktu itu, dengan tidak mengintegrasikan dengan Google Adsense, hasil pencarian akan mungkin menayangkan iklan, jadi tidak ada salahnya untuk mencoba Google Adsense yang saya tidak lanjuti dengan mendaftarkan diri untuk mendapatkan account Google Adsense. Pengaturan tata letak iklan pun saya biarkan seperti sebelumnya dan berjalan sampai saat ini.
Saya sangat jarang membuka laporan Adsense untuk saya, apalagi sejak awal memang terlihat tidak terlalu menghasilkan. Suatu ketika, saya mendapat surat dari Google yang isinya untuk memasukkan PIN pada account Google Adsense saya yang gunakanya sebagai sarana pembuktian alamat yang saya berikan pada Google. Waktu saya mendapatkan surat Google ini, pendapatannya sekitar $50 dan dari situ saya perkirakan akan mencapai $100 setelah satu tahun. Dan setelah sekitar sepuluh bulan ini, hasilnya memang menembus $100.
Setelah membaca-baca mengenai pembayaran atas pendapatan Google Adsense, jadwal selanjutnya terhadap pendapatan saya kemungkinan seperti ini:
- Minggu pertanma Juli 2008 adalah waktu penutupan laporan bulan Juni ini, dan kemungkinan account saya akan dihitung yang pembayarannya akan dilakukan karena telah mencapai $100.
- Tanggal 15 Juli adalah waktu yang dapat digunakan untuk membuka penangguhan pembayaran, memasukkan PIN, dan mengubah bentuk pembayaran. Sepertinya ini tidak perlu saya lakukan lagi.
- Akhir Juli 2008 pembayaran ke saya akan dilakukan setelah diproses dan diteliti oleh Google.
- Bulan Agustus, cek pembayaran akan saya terima untuk dicairkan.
Pernah beberapa kali membaca cerita bagaimana mencairkan cek Google Adsense, jadi nanti jika memang sudah diterima saya akan mencari lagi referensi dan panduan pencairan cek Google tersebut, atau jika Anda memang mempunyai pengalaman, dapat menceritakan atau memberi link tulisan melalui komentar tentang cara terbaik pencairan cek Google untuk dapat saya ikuti. Mohon koreksi juga jika ada keterangan saya mengenai Google Adsense yang salah, dan memang seperti yang sering saya katakan ke pengirim email yang menanyakan mengenai Google Adense, saya sendiri masih pemula meskipun sudah hampir setahun saya menggunakannya.
Hitung-hitung jumlah $100 ini dan kemungkinan biaya pencairan yang timbul sudah mencukupi untuk mengganti biaya hosting yang baru saya bayarkan beberapa hari yang lalu. Itu pun kalau memang nantinya benar-benar cair.
----------------------
IKLAN – Mengikuti jejak kesuksesan I heart NY, Eko Punto Pambudi berinisiatif membuat ikon baru untuk Jakarta seperti nampak pada gambar di samping. Menurutnya ikon ini dibuat simpel dan mudah dipahami. Penggunaan "GW", bukan "Gue" atau "Saya" mencerminkan dinamika kota yang dinamis dan compact. Heart dibuat terbalik agar—bersama hurup "T"—membentuk ikon Jakarta, yaitu tugu Monas.
Kini, ikon tersebut ada pada sebuah kaos yang dapat anda dapatkan di sini.

Posted in









Ben said on June 30, 2008, 8:24 pm:
selamat! MAKAN-MAKAN!™