<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>maseko's weblog &#187; TipsTricks</title>
	<atom:link href="http://maseko.com/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maseko.com</link>
	<description>Blog pribadi Eko Pramuyanto a.k.a. maseko berisi catatan, tips dan trik, hasil percobaan, dan info lainnya seputar teknologi informasi, khususnya komputer dan internet.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2010 04:53:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Titik dalam Username Facebook</title>
		<link>http://maseko.com/2009/06/18/titik-dalam-username-facebook/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/06/18/titik-dalam-username-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 22:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/06/18/titik-dalam-username-facebook/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang menggunakan Facebook, kemungkinan besar Anda telah membuat Facebook username, salah satu fitur yang belum lama ini disediakan. Username Facebook yang Anda buat, saat ini menjadi bagian dari alamat profil Anda sehingga lebih mudah diingat baik oleh sendiri maupun orang lain. Seperti yang Anda ketahui, dalam pembuatan username Facebook tersebut, karakter yang dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline" title="Facebook" alt="Facebook" align="left" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/06/facebook.jpg" /> Bagi Anda yang menggunakan Facebook, kemungkinan besar Anda telah membuat <a title="Facebook username" href="http://maseko.com/2009/06/13/facebook-username/">Facebook username</a>, salah satu fitur yang belum lama ini disediakan. Username Facebook yang Anda buat, saat ini menjadi bagian dari alamat profil Anda sehingga lebih mudah diingat baik oleh sendiri maupun orang lain. Seperti yang Anda ketahui, dalam pembuatan username Facebook tersebut, karakter yang dapat digunakan adalah karakter alphanumeric (a-z,0-9) dan tanda baca titik (.). Ada yang menarik dalam penggunaan titik dalam username Facebook ini.</p>
<p><span id="more-2114"></span></p>
<p>Titik yang digunakan dalam username Facebook ternyata dapat diabaikan penggunaannya seperti yang diterapkan dalam alamat Gmail. Mungkin Anda sudah mengetahui jika Anda mempunyai alamat email <strong>nama.anda@gmail.com</strong>, pengiriman email ke alamat <strong>namaanda@gmail.com</strong> atau <strong>na.ma.an.da@gmail.com</strong> tetap akan tertuju ke mailbox Anda. Begitu juga yang berlaku dalam penggunaan username Facebook, jika misalnya username Facebook Anda adalah <strong>nama.anda</strong> yang menjadikan alamat profil anda adalah <strong>facebook.com/nama.anda</strong>, akses ke alamat <strong>facebook.com/namaanda</strong> atau <strong>facebook.com/na.ma.an.da</strong> akan tetap diteruskan ke halaman profil Anda di Facebook.</p>
<p>Contoh nyatanya, jika username saya di Facebook adalah maseko maka Anda dapat mengakses profil saya di Facebook melalui alamat <a href="http://www.facebook.com/maseko">http://www.facebook.com/maseko</a>. Akses ke alamat <a href="http://www.facebook.com/mas.eko">http://www.facebook.com/mas.eko</a> atau <a href="http://www.facebook.com/m.a.s.e.k.o">http://www.facebook.com/m.a.s.e.k.o</a> akan tetap diteruskan ke profil saya.</p>
<p>&#8211; via <a title="Facebook Takes a Cue from Gmail for Vanity URLs" href="http://maseko.com/wp-content/uploads/2009/06/facebook.jpg">Digital Inspiration</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/06/18/titik-dalam-username-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>129</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nomor Urut Dalam Hasil Filter Data Excel</title>
		<link>http://maseko.com/2009/04/13/nomor-urut-dalam-hasil-filter-data-excel/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/04/13/nomor-urut-dalam-hasil-filter-data-excel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 12:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[MS Office]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[excel]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft excel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/04/13/nomor-urut-dalam-hasil-filter-data-excel/</guid>
		<description><![CDATA[Gambar di atas merupakan contoh kasus dan pertanyaan dari teman satu instansi tempat saya bekerja mengenai nomor urut pada hasil filter data pada Microsoft Excel. Dari pertanyaan dalam gambar sepertinya sudah jelas yaitu bagaimana agar setelah dilakukan pemfilteran data, nomor urut pada kolom No tetap terurut, bukan mengambil nilai nomor urut sebelum dilakukannya pemfilteran data. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="excel-nomor-urut-hasil-filter" border="0" alt="excel-nomor-urut-hasil-filter" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/04/excelnomoruruthasilfilter.jpg" width="520" height="308" /> </p>
<p>Gambar di atas merupakan contoh kasus dan pertanyaan dari teman satu instansi tempat saya bekerja mengenai nomor urut pada hasil filter data pada Microsoft Excel. Dari pertanyaan dalam gambar sepertinya sudah jelas yaitu bagaimana agar setelah dilakukan pemfilteran data, nomor urut pada kolom <strong>No</strong> tetap terurut, bukan mengambil nilai nomor urut sebelum dilakukannya pemfilteran data.</p>
<p> <span id="more-1981"></span>
<p>Sebenarnya saya sendiri belum pernah menghadapi langsung kasus tersebut, jadi dengan keterbatasan pengetahuan Excel saya, saya mencoba mencari bagaimana caranya sampai akhirnya berhasil.</p>
<p>Pertama-tama, pemfilteran tidak mengikutkan kolom <strong>No.</strong>, jadi hanya kolom <strong>Nama</strong> dan <strong>Nilai</strong> saja. Jika memang pada setiap baris dua kolom ini tidak ada yang kosong seperti soal di atas, maka ini bisa dilakukan dengan menyorot cell <strong>B1</strong> sampai <strong>C1</strong> kemudian pilih <strong>Data</strong> – <strong>Filter</strong>, dan jika ada satu baris saja yang kosong maka perlu menyorot dari nama kolom sampai isi data kedua kolom ini baru memilih <strong>Data</strong> – <strong>Filter</strong>.</p>
<p>Selanjutnya, pada cell <strong>A2</strong> yang pada urutan sebelum pemfilteran adalah nomor <strong>1</strong>, isikan dengan formula sebagai berikut:</p>
<div style="border-bottom: gray 1px solid; border-left: gray 1px solid; padding-bottom: 4px; line-height: 12pt; background-color: #f4f4f4; margin: 20px 0px 10px; padding-left: 4px; width: 97.5%; padding-right: 4px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; max-height: 200px; font-size: 8pt; overflow: auto; border-top: gray 1px solid; cursor: text; border-right: gray 1px solid; padding-top: 4px">
<div style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">=SUBTOTAL(3;$B$2:$B2)</pre>
</p></div>
</div>
<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="excel-nomor-urut-hasil-filter-hasil" border="0" alt="excel-nomor-urut-hasil-filter-hasil" align="left" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/04/excelnomoruruthasilfilterhasil.jpg" width="250" height="117" /> Copy dan Paste cell <strong>A2</strong> ke cell-cell di bawahnya yaitu <strong>A3</strong>, <strong>A4,</strong> dan seterusnya sampai baris data terakhir. Untuk cell <strong>A3</strong> nantinya akan berisi formula <strong>=SUBTOTAL(3;$B$1:$B3)</strong>, cell <strong>A4</strong> akan berisi formula <strong>=SUBTOTAL(3;$B$1:$B4)</strong>, dan seterusnya.</p>
<p>Karena pada formula yang digunakan pada kolom <strong>A</strong> menggunakan kolom <strong>B</strong>, sebagai acuan, maka harus dipastikan bahwa pada setiap baris pada kolom <strong>B</strong> harus terisi data. Jika memang kolom <strong>C</strong> yang pasti terisi data maka modifikasi formula pada kolom A tersebut menjadi <strong>=SUBTOTAL(3;$C$2:$C2)</strong> untuk cell <strong>A2</strong>. Penggunaan satu baris sebagai penamaan kolom dengan cara ini juga mutlak diperlukan.</p>
<p>Penggunaan fungsi <strong>SUBTOTAL</strong> yang mempunyai sintaks <strong>SUBTOTAL(<u>function_num</u>; <u>ref1</u>; ref2; &#8230;)</strong> yaitu <strong>function_num=3</strong> berarti menerapkan fungsi <strong>COUNTA</strong> pada list/database/area <strong>ref1</strong> yang dijadikan referensi, hanya saja dengan penggunaan fungsi <strong>SUBTOTAL</strong> di sini maka tidak akan memperhitungkan nilai-nilai pada cell yang tersembunyi (<em>hidden</em>) seperti pada hasil pemfilteran. Seperti yang Anda ketahui, Fungsi COUNTA sendiri digunakan untuk menghitung banyaknya cell yang tidak kosong saja. </p>
<p>Semoga saja dengan menuliskan jawaban pertanyaan di sini, dapat berguna bagi pembaca maseko.com lainnya yang mungkin saja suatu hari menghadapi kasus serupa. Jika Anda mempunyai cara alternatif lainnya atau dalam langkah yang saya berikan perlu disederhanakan, silahkan memberi masukan melalui komentar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/04/13/nomor-urut-dalam-hasil-filter-data-excel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Theme Tersembunyi Windows 7 Beta</title>
		<link>http://maseko.com/2009/02/08/menggunakan-theme-tersembunyi-windows-7-beta/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/02/08/menggunakan-theme-tersembunyi-windows-7-beta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 23:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desktop]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7 beta]]></category>
		<category><![CDATA[windows7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/02/08/menggunakan-theme-tersembunyi-windows-7-beta/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang sudah menginstall Windows 7 Beta, mungkin sudah melihat-lihat atau mengganti theme default yang digunakan. Jika dilihat, pilihan yang tersedia untuk Windows 7 Beta English dengan setting regional Indonesia ada 4 theme yang dapat dipilih yaitu Windows 7, Landscape, Light Auras, dan Nature. Seperti yang telah saya singgung pada tulisan Windows 7 Desktop [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline" title="Windows 7" alt="Windows 7" align="left" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/01/windows7.png" /> Bagi Anda yang sudah menginstall Windows 7 Beta, mungkin sudah melihat-lihat atau mengganti theme default yang digunakan. Jika dilihat, pilihan yang tersedia untuk Windows 7 Beta English dengan setting regional Indonesia ada 4 theme yang dapat dipilih yaitu Windows 7, Landscape, Light Auras, dan Nature. Seperti yang telah saya singgung pada tulisan <a title="Windows 7 Desktop Screenshot" href="http://maseko.com/2009/02/01/windows-7-desktop-screenshot/">Windows 7 Desktop Screenshot</a>, pilihan theme yang dihadirkan pada Windows 7 Beta disesuaikan dengan versi bahasa dan regional yang dipilih. Meskipun begitu, dengan cara tertentu pilihan theme yang seharusnya hadir untuk Windows 7 Beta regional lain dimungkinkan untuk digunakan. </p>
<p> <span id="more-1920"></span>
<p>Berdasarkan <a title="Unhide and Reveal the Hidden Themes for Regional Contries in Windows 7" href="http://www.mydigitallife.info/2009/01/01/unhide-and-reveal-the-hidden-themes-for-regional-contries-in-windows-7/">tulisan di My Digital Life</a>, cara yang dapat dilakukan agar dapat menggunakan themes lain yang tersembunyi adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Buka <strong>Windows Explorer</strong>. </li>
<li>Klik <strong>Organize</strong>, dan pilih <strong>Folder and Search Options</strong>. </li>
<li>Klik tab <strong>View</strong>. </li>
<li>Pilih <strong>Show hidden files, folders and drivers</strong> dan uncheck <strong>Hide protected operating system files (Recommended)</strong>. Pada permintaan konfirmasi yang muncul, klik <strong>Yes</strong>. </li>
<li>Klik <strong>OK</strong>. </li>
<li>Kemudian browsing folder berikut::
<p><strong>\Windows\Globalization\MCT\</strong></p>
</li>
<li>Pada foloder ini, Anda akan menemui folder dengan <strong>MCT-XX</strong> (diamna XX adalah <strong>AU</strong>, <strong>CA</strong>, <strong>GB</strong>, <strong>US</strong>, atau <strong>ZA</strong>) yang mempresentasikan setting untuk masing-masing regional. Pilihlah salah satu folder ini yang theme-nya akan diaktifkan. Untuk catatan: AU, CA dan ZA mempunyai theme yang sama. </li>
<li>Buka folder <strong>Theme</strong> pada folder regional yang dipilih. </li>
<li>Double click pada file <strong>XX.theme</strong> akan mengubah theme yang saat ini digunakan dengan theme regional ini. Sekali digunakan, theme ini akan disimpan sebagai pilihan pada Personalization options, jadi ulangi saja untuk theme regional yang lain. Selanjutnya untuk mengubah dan memilih theme-theme ini cukup dari klik kanan pada desktop dan pilih <strong>Personalize</strong>. </li>
<li>Selanjutnya kembali ke <strong>Folder Options</strong> untuk mengembalikan setting folder seperti pada 5 langkah pertama di atas untuk menyembunyikan file yang perlu disembunyikan dan file sistem. </li>
</ol>
<p>Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan modifikasi registry. Copy-paste kode berikut pada text editor misalnya Notepad:</p>
<div style="border-bottom: gray 1px solid; border-left: gray 1px solid; padding-bottom: 4px; line-height: 12pt; background-color: #f4f4f4; margin: 20px 0px 10px; padding-left: 4px; width: 97.5%; padding-right: 4px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; max-height: 200px; font-size: 8pt; overflow: auto; border-top: gray 1px solid; cursor: text; border-right: gray 1px solid; padding-top: 4px">
<div style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Themes\InstalledThemes\MCT]</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-AU\\Theme\\AU.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-CA\\Theme\\CA.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-DE\\Theme\\DE.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-GB\\Theme\\GB.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-JP\\Theme\\JP.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-US\\Theme\\US.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-ZA\\Theme\\ZA.theme&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&#160;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Wallpapers\0\KnownFolders\Windows Wallpapers\MergeFolders]</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-AU\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-CA\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-DE\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-GB\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-JP\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-US\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">&quot;%windir%\\Globalization\\MCT\\MCT-ZA\\Wallpaper&quot;=&quot;&quot;</pre>
</p></div>
</div>
<p>Selanjutnya simpan file tersebut dengan ekstensi .reg misalnya enable-win7-regional.reg. Double click file ini dan pada konfirmasi yang muncul pilih <strong>Yes</strong>.</p>
<p>Untuk mendapatkan theme Windows 7 Beta, dalam <a title="Personalize Your PC" href="http://www.windows.microsoft.com/en-us/Windows7/Personalize">website Windows 7 sendiri</a>, Microsoft juga menyediakan berbagai themes, desktop background, desktop gadget, sideshow gadget untuk dapat didownload dan digunakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/02/08/menggunakan-theme-tersembunyi-windows-7-beta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuang Teks Send Feedback pada Windows 7 Beta</title>
		<link>http://maseko.com/2009/02/05/membuang-teks-send-feedback-pada-windows-7-beta/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/02/05/membuang-teks-send-feedback-pada-windows-7-beta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 18:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7 beta]]></category>
		<category><![CDATA[windows7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/02/05/membuang-teks-send-feedback-pada-windows-7-beta/</guid>
		<description><![CDATA[Jika sebelumnya saya telah menuliskan bagaimana membuang teks watermark yang ada pada desktop Windows 7 Beta, maka sekarang akan saya tuliskan bagaimana caranya untuk membuang teks link “Send Feedback” yang ada pada setiap jendela Windows 7 Beta. Mengingat bahwa yang digunakan adalah Windows 7 Beta untuk tujuan testing, Microsoft menyediakan link Send Feedback ini sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="windows 7-remove send feedback" border="0" alt="windows 7-remove send feedback" align="left" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/02/windows7removetestingwatermark2.jpg" width="260" height="74" /> Jika sebelumnya saya telah menuliskan bagaimana <a title="Membuang Teks Watermark Windows 7 Beta" href="http://maseko.com/2009/02/03/membuang-teks-watermark-windows-7-beta/">membuang teks watermark yang ada pada desktop Windows 7 Beta</a>, maka sekarang akan saya tuliskan bagaimana caranya untuk membuang teks link “<strong>Send Feedback</strong>” yang ada pada setiap jendela Windows 7 Beta. Mengingat bahwa yang digunakan adalah Windows 7 Beta untuk tujuan testing, Microsoft menyediakan link Send Feedback ini sebagai sarana yang dapat digunakan para pengguna Windows 7 Beta untuk menyampaikan umpan balik terkait penggunaan Windows 7 Beta. Keberadaannya pada sebelah kiri pengontrol jendela seperti nampak pada gambar di atas bisa jadi dapat menyebabkan salah klik ketika bermaksud me-minimize jendela.</p>
<p> <span id="more-1897"></span>
<p>Untuk membuang teks Send Feedback yang ada pada jendela Windows 7 Beta dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Buka Registry Editor dengan cara ketikan <strong>regedit</strong> pada kotak isian Start Menu Search dan tekan [Enter]. </li>
<li>Ketika dikonfirmasi akan melakukan perubahan, pilih <strong>Yes</strong>. </li>
<li>Setelah masuk ke registry editor, telusuri <strong>HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop</strong> </li>
<li>Pada bagian sebelah kanan, cari&#160; key <strong>FeedbackToolEnabled</strong>, klik kanan dan pilih <strong>Modify</strong>. </li>
<li>Pada isian <strong>Value data</strong>, ubah nilainya menjadi <strong>0</strong>. </li>
<li>Restrat komputer untuk melihat hasilnya. </li>
</ul>
<p>Dengan meembuang link Send Feedback pada jendela, Anda masih dapat mengirimkan umpan balik melalui shortcut Send Feedback di desktop. Jika nantinya memang ingin mengembalikan ke keadaan semula, ubah lagi Value data untuk key <strong>FeedbackToolEnabled</strong> dari <strong>0</strong> ke nilai defaultnya yaitu <strong>3</strong>.</p>
<p>via <a title="Remove the Ugly &quot;Send Feedback&quot; Link in Windows 7 Beta" href="http://www.howtogeek.com/howto/windows-7/remove-the-ugly-send-feedback-link-in-windows-7-beta/">How-To Geek</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/02/05/membuang-teks-send-feedback-pada-windows-7-beta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuang Teks Watermark Windows 7 Beta</title>
		<link>http://maseko.com/2009/02/03/membuang-teks-watermark-windows-7-beta/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/02/03/membuang-teks-watermark-windows-7-beta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 13:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7]]></category>
		<category><![CDATA[windows 7 beta]]></category>
		<category><![CDATA[windows7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/02/03/membuang-teks-watermark-windows-7-beta/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti sudah saya perlihatkan kemarin, pada desktop Windows 7 Beta terdapat teks watermark Windows 7 – For testing purposes only. Build 7000. Kemungkinan tujuannya adalah untuk mengingatkan bahwa yang sedang digunakan adalah Windows 7 Beta yang oleh pembuatnya sendiri belum dianggap sebagai produk jadi. Jika memang begitu tujuannya dan Anda tidak perlu diingatkan terus menerus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="windows7-desktop-01" border="0" alt="windows7-desktop-01" align="left" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/02/windows7desktop01.png" width="260" height="130" /> Seperti sudah saya perlihatkan kemarin, pada <a title="Windows 7 Desktop Screenshot" href="http://maseko.com/2009/02/01/windows-7-desktop-screenshot/">desktop Windows 7 Beta</a> terdapat teks watermark <strong>Windows 7 – For testing purposes only. Build 7000</strong>. Kemungkinan tujuannya adalah untuk mengingatkan bahwa yang sedang digunakan adalah Windows 7 Beta yang oleh pembuatnya sendiri belum dianggap sebagai produk jadi. Jika memang begitu tujuannya dan Anda tidak perlu diingatkan terus menerus bahwa Windows 7 Beta yang sudah Anda install hanya untuk keperluan testing, bisa jadi ada keinginan Anda untuk menghilangkan teks watermark tersebut. </p>
<p><span id="more-1889"></span></p>
<p>Salah satu cara cepat yang dapat digunakan adalah menggunakan software <strong>Remove Watermark</strong>. Selain untuk Windows 7, Remove Watermark versi 0.4 dapat juga digunakan untuk membuang watermark sejenis yang ada pada Windows Vista dan Server 2008. Remove Watermark dapat digunakan baik untuk 32-bit maupun 64 bit, dan juga untuk semua bahasa.</p>
<p>Untuk menggunakannya, <a title="download Remove Watermark" href="http://deepxw.blogspot.com/2008/12/remove-watermark-v03-build-20081210.html">download Remove Watermark</a> kemudian ekstrak pada salah satu folder. Dari folder hasil ekstrak pilih file <strong>RemoveWatermarkX86.exe</strong> untuk Windows 7 Beta 32-bit atau file <strong>RemoveWatermarkX64.exe</strong> untuk Windows 64-bit. Jalankan dengan cara klik kanan kemudian pilih <strong>Run as Administrator</strong>. Selanjutnya akan muncul jendela Command prompt yang akan menanyakan apakah Anda akan melakukan patch ini. Anda cukup mengetikkan <strong>Y</strong> jika ingin melanjutkan proses.</p>
<p><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="windows7-remove-testing-watermark-2" border="0" alt="windows7-remove-testing-watermark-2" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/02/windows7removetestingwatermark2.png" width="520" height="268" /> </p>
<p>Pada jendela command prompt, Anda akan memperoleh informasi sukses tidaknya setiap tahapannya, nama file backup,&#160; serta pesan bahwa untuk melihat hasilnya, komputer harus direstrat terlebih dahulu. Tekan [Enter] untuk menutup jendela tersebut.</p>
<p>Jika proses berjalan sukses, setelah Anda merestart Windows 7 Beta, Anda tidak lagi mendapati bahwa teks watermark tersebut tidak ada lagi. Tanpa teks pengingat ini, Anda harus tetap mengingat bahwa Windows 7 yang digunakan masih beta, yang ditujukan untuk keperluan testing. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/02/03/membuang-teks-watermark-windows-7-beta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengimpor Banyak File CSV ke Excel</title>
		<link>http://maseko.com/2009/01/19/mengimpor-banyak-file-csv-ke-excel/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/01/19/mengimpor-banyak-file-csv-ke-excel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 12:46:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[MS Office]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[csv]]></category>
		<category><![CDATA[excel]]></category>
		<category><![CDATA[excel 200]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft offce]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/01/19/mengimpor-banyak-file-csv-ke-excel/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, teman saya mendapat kiriman data berupa file-file CSV dengan jumlah hampir seratus file. Untuk mempermudah penghitungan dan menampilkan datanya, file-file tersebut akan diimpor dan dikelola melalui aplikasi Microsoft Office Excel. Microsoft Excel sendiri memang mempunyai fasilitas untuk mengimpor data dari file teks termasuk yang berformat csv, namun dalam melakukan impor hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="Office2007Logo" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="85" alt="Office2007Logo" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/01/office2007logo.jpg" width="260" align="left" border="0" /> Beberapa hari yang lalu, teman saya mendapat kiriman data berupa file-file CSV dengan jumlah hampir seratus file. Untuk mempermudah penghitungan dan menampilkan datanya, file-file tersebut akan diimpor dan dikelola melalui aplikasi Microsoft Office Excel. Microsoft Excel sendiri memang mempunyai fasilitas untuk mengimpor data dari file teks termasuk yang berformat csv, namun dalam melakukan impor hanya dapat dilakukan untuk satu file pada tiap prosesnya, dan untuk mengimpor banyak file csv tentunya akan memakan waktu yang lama. Untunglah cara yang lebih praktis ditemukan sebelum semua file-file yang memang mempunyai struktur field atau kolom yang sama tersebut selesai diimpor satu per satu.</p>
<p><span id="more-1828"></span></p>
<p>Cara yang digunakan berikut memang berlaku untuk mengimpor file-file csv dengan struktur field yang sama. Misalnya saja, data-data pada satu file yang dipisahkan dengan koma tersebut berisi <strong>No</strong>, <strong>Nama</strong>, <strong>ALamat</strong>, dan <strong>Jenis Kelamin</strong>, maka seperti itu pula urutan kolom pada file-file lainnya.</p>
<p><img title="excel-impor-csv-1" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="179" alt="excel-impor-csv-1" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/01/excelimporcsv1.jpg" width="519" border="0" /> </p>
<p>Agar proses impor cukup dilakukan sekali, maka selanjutnya adalah menjadikan semua file .csv tersebut dalam satu file. Ini dapat dilakukan melalui perintah di <strong>Command Prompt</strong> Windows, namun terlebih dahulu masukkan file-file csv tersebut dalam satu folder. Pada <strong>Command Prompt</strong>, masuk ke direktori tempat file-file csv itu berada dengan perintah <strong>cd</strong>. Selanjutnya ketikkan perintah berikut:</p>
<div style="border-right: gray 1px solid; padding-right: 4px; border-top: gray 1px solid; padding-left: 4px; font-size: 8pt; padding-bottom: 4px; margin: 20px 0px 10px; overflow: auto; border-left: gray 1px solid; width: 97.5%; cursor: text; max-height: 200px; line-height: 12pt; padding-top: 4px; border-bottom: gray 1px solid; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; background-color: #f4f4f4">
<div style="padding-right: 0px; padding-left: 0px; font-size: 8pt; padding-bottom: 0px; overflow: visible; width: 100%; color: black; border-top-style: none; line-height: 12pt; padding-top: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-right-style: none; border-left-style: none; background-color: #f4f4f4; border-bottom-style: none">
<pre style="padding-right: 0px; padding-left: 0px; font-size: 8pt; padding-bottom: 0px; margin: 0em; overflow: visible; width: 100%; color: black; border-top-style: none; line-height: 12pt; padding-top: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-right-style: none; border-left-style: none; background-color: white; border-bottom-style: none">copy *.csv datagab.txt</pre>
</p></div>
</div>
<p>Dengan perintah tersebut, makan file-file berekstensi .csv akan digabungkan menjadi satu file baru, yang pada contoh di atas menjadi file <strong>datagab.txt</strong>.</p>
<p><img title="excel-impor-csv-2" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="159" alt="excel-impor-csv-2" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/01/excelimporcsv2.jpg" width="519" border="0" /> </p>
</p>
<p>Selanjutnya tinggal mengimpor file hasil penggabungan tersebut melalui Microsoft Excel, pada menu <strong>Data</strong>, dari kelompok <strong>Get External Data</strong> pilih <strong>From Text</strong>. Ikuti langkah-langkah sesuai format CSV yang diimpor, seperti pemisah (delimeter) dan tipe data dari tiap-tiap kolom sampai dengan selesai. </p>
<p><img title="excel-impor-csv-3" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="353" alt="excel-impor-csv-3" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/01/excelimporcsv3.jpg" width="520" border="0" /> </p>
<p>Jika dari pada file .CSV sebagai sumber data memasukkan pula judul kolom, pada worksheet Excel tinggal dieleminasi baris-baris yang mungkin tidak diperlukan tersebut.</p>
<p>Inti dari cara mengimpor banyak file .csv dari Microsoft Excel ini sebenarnya pada menggabungkan file-file csv tersebut ke dalam satu file. Selain dengan perintah Command Prompt di atas, bisa pula menggunakan cara lain yang bertujuan sama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/01/19/mengimpor-banyak-file-csv-ke-excel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasang Iklan di Facebook, Bayar dengan Coupon Code</title>
		<link>http://maseko.com/2008/12/31/pasang-iklan-di-facebook-bayar-dengan-coupon-code/</link>
		<comments>http://maseko.com/2008/12/31/pasang-iklan-di-facebook-bayar-dengan-coupon-code/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 07:06:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[advertise]]></category>
		<category><![CDATA[advertising]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[iklan]]></category>
		<category><![CDATA[pasang iklan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2008/12/31/pasang-iklan-di-facebook-bayar-dengan-coupon-code/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia yang berumur antara 18 sampai dengan 40 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, sejak tadi malam mungkin sudah ada yang melihat iklan Maseko.com di halaman Facebook. Memang benar, saya telah mengiklankan Maseko.com di sana. Sebenarnya bukanlah maksud saya terlalu banyak berkorban sampai harus memasang iklan di situs pertemanan populer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="facebook_logo" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="110" alt="facebook_logo" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/12/facebook-logo.jpg" width="260" align="left" border="0" /> Sebagian pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia yang berumur antara 18 sampai dengan 40 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, sejak tadi malam mungkin sudah ada yang melihat iklan Maseko.com di halaman Facebook. Memang benar, saya telah mengiklankan Maseko.com di sana. Sebenarnya bukanlah maksud saya terlalu banyak berkorban sampai harus memasang iklan di situs pertemanan populer seperti Facebook ini, melainkan hanya sedang mencoba dan membuktikan jika memasang iklan di Facebook dapat dilakukan tanpa mengeluarkan biaya atau gratis, yaitu dengan memanfaatkan <strong>Facebook Advertising Credits</strong> yang didapat dengan memasukkan <strong>Facebook coupon code</strong>. Ketika saya akan membuat iklan pertama tersebut, advertising credit saya yang berasal dari coupon code adalah US $275. Jumlah inilah yang akan saya manfaatkan untuk pemasangan iklan maseko.com di Facebook tersebut.</p>
<p><span id="more-1753"></span></p>
<p>Meskipun yang akan dimanfaatkan adalah Facebook Advertising Credit dari coupon code, untuk dapat memasang iklan di Facebook tetap diperlukan kartu kredit yang valid. Informasi yang diperoleh dari Facebook, jika memang terdapat advertising credit yang masih aktif maka biaya pemasangan iklan terlebih dahulu akan diambil dari sini, dan jika iklan terus dipasang sementara advertising credit telah habis, baru Facebook akan menagihkan biaya pemasangan iklan ke kartu kredit yang dimasukkan. Skenario saya, jika saya menghentikan penanyangan iklan begitu advertising credit saya hampir habis, maka tidak akan ada tagihan ke kartu kredit. Artinya biaya pemasangan iklan tersebut gratis, karena coupon code yang saya gunakan untuk mendapatkan advertising credit juga diperoleh secara gratis.</p>
<p><strong>Mendapatkan Facebook Coupon Code</strong></p>
<p>Facebook Coupon Code adalah kode berisi serangkaian karakter yang dapat digunakan di Facebook oleh pengiklan guna mengklaim sejumlah Advertising Credit yang nantinya dapat digunakan untuk membayar biaya pemasangan iklan. Nilai coupon code ini beragam, ada yang $25, $50, $100, atau mungkin nilai-nilai lainnya. Coupon code untuk Facebook ini dapat diperoleh dari pihak lain yang bekerjasama dengan Facebook atau mungkin saja dikeluarkan sendiri oleh Facebook. Untuk kasus yang terakhir, saya tidak dapat memastikannya. Saya akan sebutkan saja bagaimana cara saya mengumpulkan Facebook coupon code dengan total nilai $275 tersebut:</p>
<ul>
<li><strong>Facebook coupon code dari The Visa Business Network</strong>       <br />Dengan bergabung dengan The Visa Business Network di Facebook, maka akan diberikan Facebook coupon code senilai&#160; $100. Calon atau yang sudah menjadi anggota Facebook, dapat bergabung dengan masuk <a title="halaman The Visa Business Network di Facebook" href="http://apps.facebook.com/visabusiness/sign_up">halaman The Visa Business Network di Facebook</a>. Isikan informasi yang memang diwajibkan. Setelahnya, melalui email akan diperoleh kode kupon yang dapat digunakan untuk mengklaim advertisement credit sebesar $100. </li>
<li><strong>Facebook coupon code dari hasil googling</strong>       <br />Dengan menggunakan kata kunci <strong>Facebook coupon code</strong>, saya peroleh banyak sekali halaman web yang mencantumkan beberapa coupon code, banyak yang memang sudah kadaluarsa (expired), namun sebagian masih dapat digunakan dengan masa aktif yang beragam. Berikut ini coupon code senilai $25 yang saya peroleh dan masih dapat digunakan:       <br /><strong>- 8CH1-5VW1-Y96N-2P94        <br />- EVCT-54YH-K1V8-EKE1         <br />- 21VT-RRNM-8RWN-2X1C         <br />- 053K-H148-T1PE-98NC         <br />- 1652-YMF5-23XX-CM66         <br />- XXWW-7JVC-3FH6-R61T         <br />- EXEX-4P47-38JX-4W20</strong>       <br />Masa aktif coupon code tersebut ada yang 30/1/2009, 01/04/2009, dan 25/10/2009, hanya saja saya lupa batasan waktu per kodenya. Kemungkinan besar, coupon code ini hanya dapat digunakan oleh calon pengiklan baru di Facebook, dan bagi yang sudah pernah memasang iklan di sana kemungkinan besar tidak dapat memanfaatkan coupon code ini. </li>
</ul>
<p><strong>Memasukkan Coupon Code untuk Memperoleh Advertising Credit</strong></p>
<p>Setelah mendapatkan coupon code, langkah berikutnya adalah memasukkan coupon code yang diperoleh guna mendapatkan Facebook advertising credits. Ini dapat dilakukan dengan masuk <a title="halaman untuk pengiklan" href="http://www.facebook.com/ads/manage/">halaman untuk pengiklan</a>. Pada halaman ini pilih menu <strong>Billing</strong> kemudian <strong>Funding Sources</strong>. Pada halaman Funding Sources ini akan ada link <strong>Enter Coupon Code</strong>, setelah di klik maka tinggal memasukkan coupon code yang diperoleh.</p>
<p><strong>Membuat Iklan untuk Facebook</strong></p>
<p><img title="facebook-iklan-maseko" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 0px 0px 10px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="227" alt="facebook-iklan-maseko" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/12/facebookiklanmaseko.jpg" width="174" align="right" border="0" /> Setelah coupon code yang diperoleh telah dimasukkan, maka selanjutnya adalah membuat iklan yang akan dipasang pada situs Facebook. Iklan yang dibuat dapat diarahkan ke URL website atau sesuatu yang dimilki di Facebook seperti aplikasi atau group. Iklan yang dibuat meliputi judul iklan, teks isi iklan dan dapat pula dilengkapi foto atau gambar pendukung.</p>
<p>Agar iklan yang nantinya ditayangkan sesuai dengan pasar yang dituju, maka di sini dapat dilakukan pengaturan target pengguna Facebook yang akan dicapai oleh iklan tersebut, seperti asal negara, jenis kelamin, usia, ketertarikan, pendidikan, dan lainnya.</p>
<p>Untuk penghitungan biaya iklannya dapat dipilih apakah akan memilih membayar jika iklan di klik (pay for clicks) atau membayar setiap iklan ditayangkan (pay fo views). Maksimum biaya yang mampu kita bayar per klik atau per 1000 tampil dapat kita tentukan di sini.</p>
<p>Untuk pembuatan iklan pertama kali, termasuk juga apabila sudah mempunyai advertising credits, akan diminta untuk memasukkan kartu kredit, selain untuk verifikasi pengiklan juga&#160; sebagai satu-satunya sumber pembayaran yang saat ini digunakan pada Facebook jika kemudian advertising credits yang dimiliki habis namun ingin meneruskan iklannya. Setelah iklan selesai dibuat, maka iklan akan di-review terlebih dahulu oleh Facebook.</p>
<p>Begitu kira-kira yang saya lakukan untuk mendapatkan kode kupon Facebook sampai iklan maseko.com terpasang di Facebook dengan tujuan tanpa harus mengeluarkan biaya pemasangan iklan. Semoga memang berjalan sesuai dengan yang saya harapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2008/12/31/pasang-iklan-di-facebook-bayar-dengan-coupon-code/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>140</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendapatkan Offline Installer Windows Live Essentials</title>
		<link>http://maseko.com/2008/12/19/mendapatkan-offline-installer-windows-live-essentials/</link>
		<comments>http://maseko.com/2008/12/19/mendapatkan-offline-installer-windows-live-essentials/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 14:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[hack]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Live]]></category>
		<category><![CDATA[windows live essentials]]></category>
		<category><![CDATA[windows live wave]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2008/12/19/mendapatkan-offline-installer-windows-live-essentials/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tulisan Windows Live Writer 2009, di situ saya menyediakan file Writer.msi yang dapat digunakan untuk menginstall Windows Live Writer tanpa perlu terkoneksi ke internet. Seorang teman menanyakan ke saya bagaimana cara mendapatkan file Writer.msi tersebut karena Microsoft tidak menyediakan alamat download langsung ke file tersebut. Tadi siang, saya sempat memperlihatkan ke teman saya tadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/09/windowslive.png" align="left" border="0" /> Pada tulisan <a title="Windows Live Writer 2009" href="http://maseko.com/2008/12/17/windows-live-writer-2009/">Windows Live Writer 2009</a>, di situ saya menyediakan file Writer.msi yang dapat digunakan untuk menginstall Windows Live Writer tanpa perlu terkoneksi ke internet. <a title="Pemilik blog Kompiku.com :)" href="http://www.kompiku.com/">Seorang teman</a> menanyakan ke saya bagaimana cara mendapatkan file Writer.msi tersebut karena Microsoft tidak menyediakan alamat download langsung ke file tersebut. Tadi siang, saya sempat memperlihatkan ke teman saya tadi bagaimana caranya saya mendapatkan file Writer.msi dan bahkan file-file aplikasi lain pada <strong>Windows Live Essentials</strong>. Dengan diperolehnya file-file ini, proses download hanya dilakukan sekali dan diini akan lebih mudah dan cocok dibagikan ke teman yang hanya menginginkan satu atau dua aplikasi yang ada pada Windows Live Essentials Beta.</p>
<p> <span id="more-1708"></span>
<p>Sebenarnya, cara yang saya gunakan kurang lebih sama dengan yang pernah saya lakukan untuk mendapatkan <a title="Google Chrome Offline Installer" href="http://maseko.com/2008/09/05/google-chrome-offline-installer-dan-portable-google-chrome/">Google Chrome Offline Installer</a> dulu. Pada awalnya saya melakukan instalasi melalui web dan terbatas untuk Windows Live Writer saja dengan menjalankan file <strong>wlsetup-web.exe</strong>. Sebelum saya melakukan instalasi, saya memastikan jika program <a href="http://maseko.com/2008/08/07/spy-the-spy/">Spy-The-Spy</a> memang sudah aktif dan memantau folder Program Files, Windows, dan Documents and Settings sebagai lokasi yang saya perkirakan akan menjadi tempat sementara hasil proses web installer.</p>
<p><img title="002" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="223" alt="002" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/12/002.jpg" width="260" align="left" border="0" /> </p>
<p>Ketika proses instalasi Windows Live Essentials berlangsung, melalui jendela Spy-The-Spy saya dapat melihat file-file yang ditambahkan pada komputer, dan salah satunya adalah file <strong>Writer.msi</strong> yang berada pada folder <strong>C:\Program Files\Common Files\Windows Live\.cache\f2ad411c1c9619e</strong>. Menjaga kemungkinan folder ini akan dihapus oleh web installer, saya masuk ke direktori <strong>C:\Program Files\Common Files\Windows Live\.cache</strong> dan saya copy ke lokasi lain semua folder yang ada. Sampai proses instalasi Windows Live Writer selesai ternyata folder dan file sementara yang didownload tersebut memang tidak dihapus. Ini berbeda dengan yang saya alami pada instalasi melalui web untuk Google Chrome yang akan terhapus setelah proses install selesai.</p>
<p>Pada direktori <strong>C:\Program Files\Common Files\Windows Live\.cache</strong>, dapat ditemui juga file <strong>cache.ini</strong> dan kalau dibuka dengan text editor maka dapat dilihat daftar file beserta nama aplikasi, path, dan hash-nya. Dari sini, saya mencoba hanya mengambil file Writer.msi tanpa mempedulikan file komponen lainnya seperti Windows Live Sign-in Assistant dan Windows Live Upload Tool, dan ternyata memang dapat digunakan meskipun hasil instalasi tidak akan masuk pada Add/Remove Programs di Control Panel. Jika misalnya tidak berhasil, mungkin saya akan mencoba menjalankan komponen lain yang memang diperlukan yang ada di folder-folder lain.</p>
<p>Lalu bagaimana saya menegtahui jika untuk melakukan proses uninstall adalah menggunakan perintah <strong>msiexec /x {6A92E5C5-0578-443D-91F3-92ECE5F2CAE2}</strong>. Ini saya lakukan dengan menelusuri registry pada <strong>KEY_CLASSES_ROOT\Installer\Products</strong> yang memang biasa digunakan untuk menyimpan data intall software. Dari path tersebut, saya mulai mencari “Writer” dan saya temukan pada path <strong>HKEY_CLASSES_ROOT\Installer\Products\5C5E29A68750D344193F29CE5E2FAC2E</strong>. Dari situ saya melihat key <strong>ProductIcon </strong>dengan Value <strong>C:\WINDOWS\Installer\{6A92E5C5-0578-443D-91F3-92ECE5F2CAE2}\ApplicationIcon.ico</strong>, yang menginformasikan bahwa product Code untuk WIndows Live Writer adalah <strong>6A92E5C5-0578-443D-91F3-92ECE5F2CAE2</strong>. Dan ini dapat digunakan pada perintah msiexec /x untuk menguninstall-nya. Ini dipastikan juga pada path registry <strong>HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Installer\UserData\S-1-5-18\Products\5C5E29A68750D344193F29CE5E2FAC2E</strong> pada key <strong>UninstallString</strong>.</p>
<p>Dengan cara yang sama proses instalasi terbatas untuk Windows Live Writer tersebut dapat diterapkan pula untuk aplikasi lain pada Windows Live Essentials seperti Windows Live Messenger, Windows Mail, Windows Live Photo Gallery, Silverlight, Windows Movie Maker Beta, Family Safety, atau Windows Live Toolbar For Internet Explorer dengan tujuan mendapatkan file Offline Installer-nya beserta installer komponen yang mungkin diperlukan.</p>
<p>Setelah berhasil mendownload file offline installer <strong>wlsetup-all.exe</strong> dan mencoba menginstall semua aplikasi yang ada, diketahui pula bahwa akan ada folder dan file untuk tiap aplikasi dan komponen yang disimpan dalam direktori <strong>C:\Program Files\Common Files\Windows Live\.cache</strong>. Sejauh ini saya masih belum mengetahui ketergantungan komponen yang diperlukan masing-masing aplikasi pada Windows Live Essentials.</p>
<p>Untuk keseluruhan file yang saya dapatkan dari percobaan di atas, telah saya upload pada&#160; <a title="Windows Live Essentials Files" href="http://rapidshare.com/users/RXWF4T">Rapidshare</a>, dan mungkin Anda akan mencoba-coba untuk menggunakan sebagai offline installer aplikasi yang diinginkan. </p>
<p>Untuk membantu mengetahui nama file dari aplikasi tertentu, dapat dibaca dari file cache.ini yang dapat didownload di alamat download Rapidshare tersebut.</p>
<p>Maksud saya menceritakan ini hanya sebatas berbagi pengalaman, yang mungkin dapat diterapkan pada aplikasi lain untuk dapat menghadirkan <strong>offline installer</strong> dari suatu program yang sepertinya masih diperlukan oleh sebagian pengguna komputer.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2008/12/19/mendapatkan-offline-installer-windows-live-essentials/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Restore Toolbar Internet Explorer</title>
		<link>http://maseko.com/2008/12/02/restore-toolbar-internet-explorer/</link>
		<comments>http://maseko.com/2008/12/02/restore-toolbar-internet-explorer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 12:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2008/12/02/restore-toolbar-internet-explorer/</guid>
		<description><![CDATA[Tadi sore, saya dimintai tolong mengatasi masalah yang terjadi di notebook anak boss saya. Tanpa diketahui penyebabnya, toolbar pada browser Internet Explorer-nya tidak muncul. Waktu diinformasikan secara lisan, saya pikir masalahnya karena ketidaksengajaan menyembunyikan elemen toolbar yang ada, tetapi setelah saya lihat langsung, saya sendiri pun bingung, karena area toolbar-nya benar-benar menghilang. Menggunakan shorcut dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="InternetExplorer" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="197" alt="InternetExplorer" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/12/internetexplorer.jpg" width="260" align="left" border="0" /> Tadi sore, saya dimintai tolong mengatasi masalah yang terjadi di notebook anak boss saya. Tanpa diketahui penyebabnya, toolbar pada browser Internet Explorer-nya tidak muncul. Waktu diinformasikan secara lisan, saya pikir masalahnya karena ketidaksengajaan menyembunyikan elemen toolbar yang ada, tetapi setelah saya lihat langsung, saya sendiri pun bingung, karena area toolbar-nya benar-benar menghilang. Menggunakan shorcut dan klik kanan pun tidak membantu. Seperti biasa, selanjutnya adalah googling untuk mencari solusinya.</p>
<p><span id="more-1608"></span></p>
<p>Dengan menggunakan kata kunci “<strong>restore toolbar internet explorer</strong>”, hasil pertama adalah halaman <a title="Restore Internet Explorer and/or Windows Explorer toolbars" href="http://support.microsoft.com/kb/555460">Help and Support microsoft.com</a>, dan memang di situ permasalahan sudah dijelaskan dan diberikan solusinya tidak saja untuk memunculkan, tetapi juga untuk mengembalikan setting toolbar Internet Explorer dan Windows Explorer ke kondisi default setelah terjadi perubahan karena menginstall add-on atau disebabkan program tertentu.</p>
<p>Untuk mengembalikan setting toolbar Internet Explorer dan Windows Explorer dapat dilakukan dengan melakukan pengeditan registry dan menuju ke key <strong>HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Toolbar</strong></p>
<p><img title="ITBarLayout" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="146" alt="ITBarLayout" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/12/itbarlayout.jpg" width="260" align="left" border="0" /> Di bawahnya akan ditemui 3 sub key yaitu <strong>Explorer</strong>, <strong>ShellBrowser</strong>, dan <strong>WebBrowser</strong> yang masing-masing mempunyai record registry <strong>ITBarLayout</strong>. Sub key <strong>Explorer</strong> digunakan untuk mengatur toolbar Windows Explorer, sedangkan <strong>WebBrowser</strong> dan <strong>ShellBrowser</strong> digunakan untuk mengatur toolbar Internet Explorer. Untuk mengembalikan toolbar ke kondisi default, maka pada pengaturan toolbar yang diinginkan, hapus entry <strong>ITBarLayout</strong>. Jadi, karena saya ingin mengembalikan toolbar Internet Explorer, saya hapus entry <strong>ITBarLayout </strong>pada subkey WebBrowser dan ShellBrowser.</p>
<p>Hasilnya, toolbar Internet Explorer kembali ke kondisi awal dan dapat dilihat kembali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2008/12/02/restore-toolbar-internet-explorer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Tidak Bisa Membuat Koneksi Dial-Up</title>
		<link>http://maseko.com/2008/12/01/ketika-tidak-bisa-membuat-koneksi-dial-up/</link>
		<comments>http://maseko.com/2008/12/01/ketika-tidak-bisa-membuat-koneksi-dial-up/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 17:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2008/12/01/ketika-tidak-bisa-membuat-koneksi-dial-up/</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari kemarin, saya mendapati masalah ketika akan membuat koneksi baru pada komputer yang saya gunakan. Sebelumnya, komputer ini bisa dapat digunakan dengan normal, tanpa masalah terkait pembuatan koneksi dengan modem dial-up. Karena sesuatu hal, saya uninstall berbagai program yang ada termasuk aplikasi connection manager dari modem Huawei E220 dan LG KU250. Masalah saya ketahui [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="new-connection-wizard" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="207" alt="new-connection-wizard" src="http://maseko.com/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2008/12/newconnectionwizard.jpg" width="260" align="left" border="0" /> Dua hari kemarin, saya mendapati masalah ketika akan membuat koneksi baru pada komputer yang saya gunakan. Sebelumnya, komputer ini bisa dapat digunakan dengan normal, tanpa masalah terkait pembuatan koneksi dengan modem dial-up. Karena sesuatu hal, saya uninstall berbagai program yang ada termasuk aplikasi connection manager dari modem Huawei E220 dan LG KU250. </p>
<p>Masalah saya ketahui setelah saya mencoba kembali menginstall aplikasi Mobile Partner modem Huawei E220. Ketika akan melakukan koneksi dengan parameter yang sudah saya lengkapi, saya mendapatkan pesan “<strong>Connection Terminated</strong>”. Begitu yang terjadi ketika saya mengulanginya.</p>
<p><span id="more-1590"></span>
<p>Saya pun mencoba melakukan koneksi melalui <strong>New Connection Wizard</strong> Windows dari <strong>Control Panel</strong> – <strong>Network Connection</strong>. Seperti sering saya lakukan, setelah memilih pilihan <strong>Connect to Internet</strong>, saya pilih <strong>Setup my connection manually</strong>, dan seharusnya langkah berikutnya adalah memilih <strong>Connect using a dial-up modem</strong>. Namun pada langkah terakhir ini saya mendapati dua pilihan pertama yaitu <strong>Connect using a dial-up modem</strong> dan <strong>Connect using a Broadband connection that requires a your name and password</strong> menjadi warna abu-abu dan tidak dapat dipilih. Dan tentunya saya tidak dapat melanjutkan langkah berikutnya.</p>
<p>Kemungkinan masalah terjadi setelah saya menguninstall program dan aplikasi, tetapi samapai sekarang saya tidak dapat mengetahui program mana yang proses uninstall-nya menyebabkan masalah tersebut atau memang masalah Windows lainnya. Meninggalkan tanda tanya mengenai penyebabnya, saya berangkat untuk mencari solusinya.</p>
<p>Saya melihat ke <strong>Control Panel</strong> – <strong>Administratives Tools</strong> – <strong>Services</strong>. Terlihat di daftar services, <strong>Remote Access Connection Manager</strong> berada pada status Stop, dan ketika saya mencoba menjalankan dengan memilih Start, saya mendapati pesan <strong>Error 5 : Access Denied</strong>, padahal setelah dilihat propertiesnya pada tab Log on, di situ sudah terpilih Local System Account. Dependencies service ini pun yaitu Telephony sudah berstatus Started. Saya sendiri dalam menggunakan Windows, login sebagai Administrator.</p>
<p>Saya kemudian melihat ke <strong>Control Panel</strong> – <strong>Administratives Tools</strong> – <strong>Event Viewer</strong>. Dari situ saya mendapati banyak sekali pesan error bersumber dari <strong>Rasman</strong> dan <strong>Service Control Manager</strong> yang memnag terkait dengan masalah di atas. Bunyi description error dan information yang diberikan:</p>
<ul>
<li>Remote Access Connection Manager failed to start because it could not create buffers. Restart the computer. Access is denied. (Error, Source: RasMan)</li>
<li>The Remote Access Connection Manager service was successfully sent a start control. (Information, Source: Service Control Manager)</li>
<li>The Remote Access Connection Manager service entered the stopped state. (Information, Source: Service Control Manager)</li>
<li>The Remote Access Connection Manager service terminated with the following error: Access is denied. (Information, Source: Service Control Manager)</li>
</ul>
<p>Bebekal pesan error dan nama service tersebut saya googling menggunakan browser handphone. Saya temui beberapa masalah dan solusinya termasuk di situs Microsoft. Namun begitu, dari berbagai solusi yang ditemui (kecuali install ulang atau repair Windows) saya coba terapkan, namun setelah edit dan restore registry dan restart beberapa kali, tidak ada satupun yang menyelesaikan masalah yang terjadi.</p>
<p>Berangkat dari beberapa solusi yang tidak membuahkan hasil, saya mencoba cara “ngawur”. Saya export registry dari komputer anak saya yang sama-sama menggunakan Windows XP SP2 pada key <strong>HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\RasMan</strong> dan juga <strong>HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Telephony</strong>, dan juga file-file <strong>.dll</strong> berawalan ras dan semua file-file ber-extension <strong>.tsp</strong> di Windows/System32. Saya lakukan merge registry dan saya copy file-filenya pada lokasi yang sama dengan masuk ke Safe Mode Windows. </p>
<p>Setelah restart dan mencoba membuat koneksi dari New Connection Wizard, ternyata hal yang sama masih terjadi. Kemudian saya lihat service Remote Access Connection Manager berubah statusnya menjadi Disable seperti status pada komputer anak saya. Saya ubah ke manual dan memilih Start, ternyata sekarang bisa berjalan. Saya jalankan juga service Remote AccessAuto Connection Manager. Setelah itu, saya kembali mencoba New Connection Wizard, dan pada tahap untuk memilih <strong>Connect using a dial-up modem</strong>, sudah bisa dilakukan. Saya tidak lanjutkan, dan seperti saya perkirakan membuat koneksi dengan Mobile Partner modem Huawei E220 pun dapat dilakukan.</p>
<p>Apa yang saya tuliskan di atas hanya sekedar cerita. Saya sendiri tidak paham sekali dengan sistem Windows dan apa yang saya lakukan di atas hanya berdasarkan mencoba-coba. Bisa jadi hanya sebagian file yang rusak atau record registry yang bermasalah, tapi karena saya lakukan secara serentak saya tidak bisa memastikan mana-mana yang menyebabkan masalah teratasi.&#160; Saya tidak akan mengatakan bahwa ini solusi yang baik jika Anda menghadapi masalah serupa, tapi bisa dicoba dilakukan sebelum melakukan install ulang Windows. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2008/12/01/ketika-tidak-bisa-membuat-koneksi-dial-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

