<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>maseko's weblog &#187; WebServer</title>
	<atom:link href="http://maseko.com/category/webserver/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maseko.com</link>
	<description>Blog pribadi Eko Pramuyanto a.k.a. maseko berisi catatan, tips dan trik, hasil percobaan, dan info lainnya seputar teknologi informasi, khususnya komputer dan internet.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2010 04:53:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Akses dengan Telkomsel Flash, Halaman Lama Yang Diterima</title>
		<link>http://maseko.com/2009/04/19/akses-dengan-telkomsel-flash-halaman-lama-yang-diterima/</link>
		<comments>http://maseko.com/2009/04/19/akses-dengan-telkomsel-flash-halaman-lama-yang-diterima/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 07:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[WebServer]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel flash]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2009/04/19/akses-dengan-telkomsel-flash-halaman-lama-yang-diterima/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak tadi malam sampai siang ini, ketika saya mengakses sendiri halaman depan maseko.com ini, yang saya peroleh adalah kondisi seperti screenshot di samping. Tulisan terbaru yang tampil di sana adalah tanggal 15 April 2009, padahal sampai sebelum saya menulis ini, sudah ada dua tulisan baru yang saya masukkan. Bukan saja pada halaman muka, pada berbagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="masekodotcom20090419-1" border="0" alt="masekodotcom20090419-1" align="left" src="http://maseko.com/wp-content/uploads/2009/04/masekodotcom200904191.jpg" width="260" height="176" /> Sejak tadi malam sampai siang ini, ketika saya mengakses sendiri halaman depan maseko.com ini, yang saya peroleh adalah kondisi seperti screenshot di samping. Tulisan terbaru yang tampil di sana adalah tanggal 15 April 2009, padahal sampai sebelum saya menulis ini, sudah ada dua tulisan baru yang saya masukkan. Bukan saja pada halaman muka, pada berbagai tulisanpun demikian, tidak semua komentar akan muncul, dan halaman tidak menunjukkan bahwa saya sudah login ke maseko.com, sementara pada halaman WP-Admin sendiri tidak ada masalah dengan mendapati halaman yang terupdate.</p>
<p><span id="more-2005"></span></p>
<p>Sejauh ini yang saya duga sumber masalahnya adalah dari koneksi internet yang saya gunakan saat ini yaitu Telkomsel Flash. Apa yang saya lihat ketika mengakses adalah halaman cache (tersimpan) yang diberikan oleh server Telkomsel. Kondisi seperti ini sebelumnya saya alami ketika mengakses menggunakan Telkomsel Flash dengan APN telkomsel, sedangkan waktu itu ketika mengakses menggunakan APN internet, kondisi halaman yang diakses merupakan halaman yang terbaru. Sejak saat itu, saya lebih memilih menggunakan APN internet dibandingkan APN telkomsel. Saat ini, ketika mengakses dengan APN telkomsel-pun sama saja, halaman lama yang saya terima. Artinya, baik menggunakan APN telkomsel maupun internet, kondisinya sama saja, saya diberi halaman lama.</p>
<p>Sekarang saya mencoba mengakses pula dengan koneksi lain yaitu Indosat M2, dan apa yang saya lihat adalah sesuai yang saya harapkan yaitu halaman yang terupdate.</p>
<p>Dan untuk menjaga kemungkinan hal ini akan menimpa para pengguna Telkomsel Flash yang lain, saya telah menambahkan tag HTML berikut pada header halaman yang selama ini belum saya gunakan.</p>
<div style="border-bottom: gray 1px solid; border-left: gray 1px solid; padding-bottom: 4px; line-height: 12pt; background-color: #f4f4f4; margin: 20px 0px 10px; padding-left: 4px; width: 97.5%; padding-right: 4px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; max-height: 200px; font-size: 8pt; overflow: auto; border-top: gray 1px solid; cursor: text; border-right: gray 1px solid; padding-top: 4px">
<div style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: #f4f4f4; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px">
<pre style="border-bottom-style: none; padding-bottom: 0px; line-height: 12pt; border-right-style: none; background-color: white; margin: 0em; padding-left: 0px; width: 100%; padding-right: 0px; font-family: consolas, &#39;Courier New&#39;, courier, monospace; border-top-style: none; color: black; font-size: 8pt; border-left-style: none; overflow: visible; padding-top: 0px"><span style="color: #0000ff">&lt;</span><span style="color: #800000">meta</span> <span style="color: #ff0000">http-equiv</span><span style="color: #0000ff">=&quot;Cache-Control&quot;</span> <span style="color: #ff0000">content</span><span style="color: #0000ff">=&quot;no-cache&quot;</span><span style="color: #0000ff">/&gt;</span></pre>
</p></div>
</div>
<p>Semoga saja pada refresh cache berikutnya di server Telkomsel, tag tersebut benar-benar dapat dijadikan tanda untuk mengambil langsung isi ke server maseko.com, bukan memberikan apa yang pernah tersimpan di server Telkomsel untuk waktu yang saya pikir terlalu lama. Sampai saat saya menyelesaikan tulisan ini memang saya belum melihat hasil langsung dari penggunaan tag tersebut, tapi semoga saja berhasil.</p>
<p><strong>[Update]</strong></p>
<p>Setelah pemasangan tag di atas, dengan mengakses halaman baru seperti halaman ini, saya masih mendapati bahwa apa yang ditampilkan ke saya adalah halaman cache dari Telkomsel, dan ini berbeda ketika saya mengakses dengan Indosat M2 atau beberapa web proxy yang saya coba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2009/04/19/akses-dengan-telkomsel-flash-halaman-lama-yang-diterima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>51</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sibuk, Suspended, Under Construction, Sampai Tampilan Baru</title>
		<link>http://maseko.com/2008/02/23/sibuk-suspended-under-construction-sampai-tampilan-baru/</link>
		<comments>http://maseko.com/2008/02/23/sibuk-suspended-under-construction-sampai-tampilan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 06:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>
		<category><![CDATA[WebServer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2008/02/23/sibuk-suspended-under-construction-sampai-tampilan-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Kamis malam, 21 Februari 2008. Pukul sembilan malam, saya baru sampai di rumah dari tugas luar kota seperti hari-hari sebelumnya dalam tiga minggu terakhir. Mungkin karena terlalu capai, saya sempat tertidur, tapi sekitar 15 menit kemudian, Affan (anak saya) sudah membangunkan saya samapi dia menangis, menagih janji saya untuk bermain malam itu, karena paginya saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="53" alt="maseko-dot-com-suspended" src="http://maseko.com/wp-content/uploads/2008/02/windowslivewritersibuksuspendedunderconstructionsampaitam-2b89maseko-dot-com-suspended-5746e7d0-5894-41f4-b68c-752636a3ce04.jpg" width="320" align="left" border="0" />Kamis malam, 21 Februari 2008. Pukul sembilan malam, saya baru sampai di rumah dari tugas luar kota seperti hari-hari sebelumnya dalam tiga minggu terakhir. Mungkin karena terlalu capai, saya sempat tertidur, tapi sekitar 15 menit kemudian, Affan (anak saya) sudah membangunkan saya samapi dia menangis, menagih janji saya untuk bermain malam itu, karena paginya saya berangkat sebelum dia bangun. Meskipun awalnya agak berat (menahan kantuk),&#160; tapi setelah bermain dengan Affan, kantuk terasa hilang. Bermainnya hanya sebentar, karena Affan akhirnya memilih tidur, tapi sepertinya masih ngambek, dia tidak mau saya temani dan hanya memilih ibunya. Akhirnya saya menyalakan komputer, dengan rencana menyelesaikan tugas kantor sekalian mengakses internet. Tetapi kemudian saya kaget, karena ketika mengakses blog ini terpampang tulisan besar &quot;This Account Has been Suspended&quot;.</p>
<p><span id="more-604"></span></p>
<p>Mencoba mengontak penyedia tempat hosting melalui fasilitas chat dengan maksud untuk menanyakan penyebabnya, tapi offline. Kalau masalah billing, saya yakin saat itu bukan waktunya. Pasti ada penyebab lainnya. Saya pun buka inbox email, siapa tahu ada pemberitahuan dan penjelasan mengapa account saya di-suspend, tetapi ternyata tidak ada. Akhirnya hanya mengirim pesan ke penyedia hosting menanyakan penyebabnya. Dalam keadaan seperti itu, saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi, termasuk masuk ke Cpanel. Kemudian saya kembali ke pekerjaan. </p>
<p>Sejam kemudia, ketika kembali ke email, ternyata pesan saya sudah mendapatkan tiket support dan sudah ada jawaban dari penyedia hosting. Melihat jamnya, jawaban dikirim beberapa menit setelah pesan saya dikirim. Jawaban dari penyedia hosting, sebabnya karena account saya menggunakan resource server yang sangat besar. Jawaban disertai juga beberapa baris log dari website lain dalam account saya. Sampai di situ, saya pun ingin memastikan apakah yang bermasalah hanya website lain tersebut atau maseko.com. Saya pun mengirim balasan menanyakan hal tersebut juga hal-hal lainnya melalui website layanan support. Berharap masih ada petugas yang berjaga di sana. Tapi saya maklum setelah satu jam tidak ada balasan kembali, karena saat itu sudah lewat tengah malam. Saya harus menunggu besok.</p>
<p>Jumat, 22 Februari 2008. Pukul 08.30 lewat beberapa menit saya menelpon ke penyedia hosting, dan diterima oleh customer service, hanya saja waktu itu petugas support belum ada di tempat yang memungkinkan untuk menerima telepon. Beberapa menit kemudian saya menghubungi melalui layanan chat-nya dan berhasil terhubung. Dari chatting tersebut bagian support menyatakan bahwa sistem akan men-suspend secara otomatis jika ada account yang menggunakan 40% resource server. Penyebab pastinya memang belum bisa dicari. Sewaktu chatting juga sempat di-unsuspend, tapi beberapa menit kemudian sudah ter-suspend kembali. Dan waktu itu, mengikuti saran petugas support tersebut, akhirnya saya meminta tolong untuk dibuatkan halaman &quot;Under Construction&quot;,&#160; dan memungkinkan saya masuk ke Cpanel. Dan kemarin, hampir seharian kondisinya seperti itu. </p>
<p>Sore harinya, saya buka Maseko.com dan bisa diakses. Kemudian saya mengubungi kembali layanan support melalui chatting, menanyakan perkembangannya. Saya sendiri menginformasikan bahwa sudah masuk Cpanel tapi tidak mendapatkan apa-apa, sekalian berpesan, jika memang masih bermasalah dan ter-suspend, dibuat agar saya masih bisa masuk Cpanel. Penyebab pastinya masih dicari, hanya salah satu kemungkinan adalah instalasi WordPress saya atau plugin-plugin yang digunakan. Saya informasikan pula bahwa beberapa hari terakhir saya tidak menambahkan aplikasi baru, hanya posting ke blog.</p>
<p>Sehabis maghrib, saya coba akses ternyata tidak bisa, tapi sepertinya server mati. Saya lihat di email, ternyata ada email yang menginformasikan akan ada maintenance server. Malam itu saya buka kembali template WordPress yang pernah saya siapkan dua bulan yang lalu yang memang belum selesai. Rencananya, pada keadaan seperti itu, sekalian saja saya akan upgrade WordPress, dan ini memerlukan theme baru, karena saya khawatir theme yang berjalan tidak support. Mencoba-coba di localhost, akhirnya theme baru dengan WordPress terbaru bisa berjalan. Tidak lupa saya menyontek theme lama, untuk menampung apa-apa yang kira-kira diperlukan, juga plugin-plugin yang harus ada, karena beberapa entry memang memerlukan.</p>
<p>Akhirnya saya buat kembali kondisi &quot;Under Contruction&quot;, menyingkirkan instalasi WordPress sebelumnya termasuk plugin-plugin yang digunakan. Saya upload instalasi WordPress baru, plugin-plugin yang diperlukan, dan juga theme untuk tampilan baru. Proses upgrade ternyata hanya sesaat. Setelah saya coba akses, sepertinya berhasil, dan tampil maseko.com seperti yang dapat dilihat sekarang.&#160; Tadi malam, ingin menuliskan ini, tapi sudah capai, dan baru sempat sekarang.</p>
<p>Mungkin saja masih ada hal-hal yang belum difasilitasi dengan WordPress dan theme baru ini, dan saya pun masih mencari tahu, sambil menunggu perkembangan selanjutnya. Semoga saja dengan WordPress dan theme baru ini tidak akan terjadi masalah suspend lagi. Doakan saja..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2008/02/23/sibuk-suspended-under-construction-sampai-tampilan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyebab Subdomain yang Tidak Bisa Diakses</title>
		<link>http://maseko.com/2007/12/21/penyebab-subdomain-yang-tidak-bisa-diakses/</link>
		<comments>http://maseko.com/2007/12/21/penyebab-subdomain-yang-tidak-bisa-diakses/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 09:12:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Webhosting]]></category>
		<category><![CDATA[WebServer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2007/12/21/penyebab-subdomain-yang-tidak-bisa-diakses/</guid>
		<description><![CDATA[Satu pelajaran dapat saya ambil berkaitan dengan pengaturan domain name system (DNS). Awalnya ketika dua hari yang lalu saya membuat subdomain. Setelah menambahkan subdomain di Cpanel tempat hosting, saya pun membuat record CNAME di tempat pengaturan DNS domain saya di Editdns.net (sebelumnya saya pernah menggunakan layanan FreeDNS.afraid.org). Tidak dapat mengakses subdomain yang saya buat tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Satu pelajaran dapat saya ambil berkaitan dengan pengaturan domain name system (DNS). Awalnya ketika dua hari yang lalu saya membuat subdomain. Setelah menambahkan subdomain di Cpanel tempat hosting, saya pun membuat record CNAME di tempat pengaturan DNS domain saya di <a href="http://www.editdns.net">Editdns.net</a> (sebelumnya saya pernah menggunakan layanan <a href="http://maseko.com/2007/08/23/menggunakan-layanan-freednsafraidorg/">FreeDNS.afraid.org</a>). Tidak dapat mengakses subdomain yang saya buat tersebut beberapa jam setelahnya saya anggap masih wajar, tapi jika sudah sehari lebih masih tidak dapat diakses, saya mulai berpikir ada masalah.</p>
<p><span id="more-545"></span></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/gallery.php?uid=a66flputcK%2BeluKnaaqgkZWnZqyamg%3D%3D9"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="66" alt="DNS Serial" src="http://maseko.com/wp-content/uploads/2007/12/dns-serial.jpg" width="189" align="left" border="0" /></a>Saya kembali memastikan nama subdomain yang saya buat dengan record CNAME yang saya tambahkan, dan sepertinya sudah benar. Untungnya pada bagian pengaturan setting DNS saya melihat isian yang salah satunya mengenai nomor serial. Ternyata saya lupa untuk mengeditnya. Setelah saya mengeditnya dengan disesuaikan tanggal saya melakukan editing, akses ke subdomain tersebut sudah bisa saya lakukan satu jam kemudian ketika saya mencobanya.</p>
<p>Disamping melalui Editdns.net, saya juga melakukan transfer AXFR ke <a href="http://www.everydns.net">Everydns.net,</a> bisa jadi DNS yang diakses adalah yang di sini, sedang proses transfer tidak dilakukan sepanjang nomor serialnya masih sama. Pelajaran bagi saya: jika mengedit atau menambah record DNS, jangan lupa mengubah pula nomor serialnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2007/12/21/penyebab-subdomain-yang-tidak-bisa-diakses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Pemblokiran XMLRPC oleh Mod_security</title>
		<link>http://maseko.com/2007/12/21/mengatasi-pemblokiran-xmlrpc-oleh-mod_security/</link>
		<comments>http://maseko.com/2007/12/21/mengatasi-pemblokiran-xmlrpc-oleh-mod_security/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 17:58:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[TipsTricks]]></category>
		<category><![CDATA[WebServer]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2007/12/21/mengatasi-pemblokiran-xmlrpc-oleh-mod_security/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin Indra baru saja selesai menginstall WordPress di tempat hosting barunya. Berbeda dengan tempat hosting sebelumnya, di sini dia tidak bisa memposting melalui BlogDesk, blog editor yang selama ini biasa dia gunakan. Saya pun turut mencobanya, ternyata memang begitu, menghasilkan Error 500, internal server error. Begitu juga ketika mencoba menggunakan Windows Live Writer. Saya kemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="116" alt="blogdesk-error500" src="http://maseko.com/wp-content/uploads/2007/12/blogdesk-error500.jpg" width="480" border="0" /> Kemarin <a href="http://kipsaint.com/">Indra</a> baru saja selesai menginstall <a href="http://www.wordpress.org">WordPress</a> di tempat hosting barunya. Berbeda dengan tempat hosting sebelumnya, di sini dia tidak bisa memposting melalui <a href="http://maseko.com/2006/12/13/blogdesk/">BlogDesk</a>, blog editor yang selama ini biasa dia gunakan. Saya pun turut mencobanya, ternyata memang begitu, menghasilkan Error 500, internal server error. Begitu juga ketika mencoba menggunakan <a href="http://maseko.com/2007/11/15/windows-live-writer-2008-final-version/">Windows Live Writer</a>. </p>
<p><span id="more-543"></span></p>
<p>Saya kemudian mencoba melihat error log yang dihasilkan ketika BlogDesk atau WLW mengakses. Dari situ diketahui jika&#160; masalahnya karena <a href="http://www.modsecurity.org/">mod_security</a> yang digunakan webserver Apache memblok akses ke file xmlrpc.php yang ada pada WordPress karena nama file mengandung string &quot;xmlrpc&quot;. Saya mencoba agar mod_security tidak diberlakukan melalui pengaturan pada file .htaccess.</p>
<p> <code>&lt;IfModule mod_security.c&gt;   <br />SecFilterEngine Off    <br />&lt;/IfModule&gt;</code>
<p>Ternyata hal tersebut juga tidak dimungkinkan oleh server.</p>
<p>Kemudian saya <strong>meng-copy file xmlrpc.php dengan nama lain</strong>. Saya mencoba BlogDesk dengan mengganti RPC Address dengan alamat file baru tersebut, dan ternyata dengan cara ini berhasil. Saya informasikan ke Indra hal ini, dan saya lihat sekarang dia sudah mulai memposting kembali entry-entry lamanya yang sempat hilang karena masalah di tempat hosting lamanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2007/12/21/mengatasi-pemblokiran-xmlrpc-oleh-mod_security/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>mod_log_rotate untuk Apache</title>
		<link>http://maseko.com/2006/11/03/mod_log_rotate-untuk-apache/</link>
		<comments>http://maseko.com/2006/11/03/mod_log_rotate-untuk-apache/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2006 07:04:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[WebServer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2006/11/03/mod_log_rotate-untuk-apache/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu saya pernah bercerita pengalaman merotasi log Apache di Windows dengan menggunakan program bawaan Apache sendiri. Sayangnya, sepertinya terdapat masalah dalam penggunaannnya. Ketika melihat Task Manager pada bagian process setelah Apache berjalan beberapa jam, banyak process rotatelogs.exe yang bersemayam di sana. Karena itu saya mencari alternatif bagaimana merotasi log Apache dan tentunya yang dapat berjalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu saya pernah bercerita pengalaman <a href="http://maseko.com/2006/03/06/rotasi-file-log-apache-http-server-2/">merotasi log Apache di Windows</a> dengan menggunakan program bawaan Apache sendiri. Sayangnya, sepertinya terdapat masalah dalam penggunaannnya.  Ketika melihat Task Manager pada bagian process setelah Apache berjalan beberapa jam, banyak process rotatelogs.exe yang bersemayam di sana. Karena itu saya mencari alternatif bagaimana merotasi log Apache dan tentunya yang dapat berjalan di Windows.<br />
<span id="more-195"></span><br />
Setelah googling, saya menemukan adanya <a href="http://www.hexten.net/mod_log_rotate/">mod_log_rotate</a> dan untuk binari Windows dapat di download di <a href="http://www.apachelounge.com/download/">apachelounge.com/download</a>, dan sepertinya hanya untuk Apache 2.0 dan Apache 2.2. Kebetulan saya menggunakan Apache 2.0. Gunakan fasilitas pencarian browser agar cepat menemukan alamat download file-nya pada halaman tersebut. Ketika saya menulis ini, file tersebut bernama mod_log_rotate-1.00a-2.0.x-w32.zip, dan setelah diekstrak terdapat 3 file di dalamnya: mod_log_rotate.so, apache.exe.manifest, dan  ReadMe First.txt.</p>
<p><strong>Instalasi</strong></p>
<ul>
<li>Copy file mod_log_rotate.so ke folder Apache2/modules.</li>
<li>Copy apache.exe.manifest ke folder Apache2/bin.</li>
<li>Install Visual C++ 2005 Redistributable Package (the binary is build with VC 2005). Installernya dapat didownload dari <a href="http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=32BC1BEE-A3F9-4C13-9C99-220B62A191EE&#038;displaylang=en">halaman ini</a>.</li>
</ul>
<p><strong>Mengedit httpd.conf</strong></p>
<p>Setelah instalasi di atas, langkah selanjutnya adalah mengedit file httpd.conf (di folder conf Apache). Baris yang perlu ditambahkan adalah;<br />
<code>LoadModule log_rotate_module modules/mod_log_rotate.so</code><br />
untuk meloading modul pada saat Apache dijalankan. Selanjutnya, edit pengaturan CustomLog menjadi<br />
<code>CustomLog logs/access_log.%Y%m%d-%H%M%S common</code><br />
Ini untuk memberitahukan file yang akan dibuat sebagai log.</p>
<p>Itu pengaturan default yang saya lakukan. Masih ada beberapa pengaturan yang dapat digunakan, tetapi silahkan baca file readme First.txt yang disertakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2006/11/03/mod_log_rotate-untuk-apache/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rotasi File Log Apache HTTP Server</title>
		<link>http://maseko.com/2006/03/06/rotasi-file-log-apache-http-server-2/</link>
		<comments>http://maseko.com/2006/03/06/rotasi-file-log-apache-http-server-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2006 10:46:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[WebServer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2006/03/06/rotasi-file-log-apache-http-server-2/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menjaga agar file log webserver intranet kantor yang saya kelola tidak sampai terlalu besar adalah menyalin file log yang ada ke lokasi lain kemudian mengosongkan file sebelumnya. Saya jadwalkan untuk melakukannya seminggu sekali. Terkadang saya lupa melakukannya sehingga file log menjadi sangat besar. Ketika file tersebut perlu untuk dibuka, seringkali membuat text editor menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjaga agar file log webserver intranet kantor yang saya kelola tidak sampai terlalu besar adalah menyalin file log yang ada ke lokasi lain kemudian mengosongkan file sebelumnya. Saya jadwalkan untuk melakukannya seminggu sekali. Terkadang saya lupa melakukannya sehingga file log menjadi sangat besar. Ketika file tersebut perlu untuk dibuka, seringkali membuat text editor menjadi hang. Saya terpikir untuk mencari cara agar proses rotasi file log dapat dilakukan secara otomatis. Ternyata, solusi untuk permasalahan saya tersebut <a href="http://httpd.apache.org/docs/2.0/logs.html">dijelaskan pada dokumentasi Apache</a>.<br />
<span id="more-116"></span><br />
Apache menyediakan program <a href="http://httpd.apache.org/docs/2.0/programs/rotatelogs.html">rotatelogs</a> untuk melakukan rotasi file log. Dengan cara piped logs, rotasi dapat dilakukan dengan memanggil program tersebut dari httpd.conf dengan mengganti default parameter untuk directive ErrorLog atau CustomLog. Contoh yang disertakan pada dokumentasi tersebut:</p>
<p><code>CustomLog "|bin/rotatelogs /var/logs/logfile 86400" common</code></p>
<p>Konfigurasi ini akan membuat file log access logfile.nnnn, dimana nnnn adalah waktu sistem saat file log dibuat. File log baru akan dibuat setelah 86400 detik (24 jam sekali).</p>
<p><code>CustomLog "|bin/rotatelogs /var/logs/logfile 5M" common</code></p>
<p>Konfigurasi ini akan merotasi file access logfile baru setiap besarnya mencapai 5 megabyte.</p>
<p><code>ErrorLog "|bin/rotatelogs /var/logs/errorlog.%Y-%m-%d-%H_%M_%S 5M"</code></p>
<p>Konfigurasi ini akan merotasi file log error setiap mencapai 5 megabyte, dan menambahkan akhiran pada file log menjadi errorlog.YYYY-mm-dd-HH_MM_SS.</p>
<p>Contoh-contoh di atas adalah konfigurasi untuk Apache yang berjalan pada lingkungan Linux/Unix. Berhubung Apache untuk webserver kantor berjalan pada Windows, jadi saya melakukan sedikit penyesuaian. Program rotatelogs yang digunakan adalah rotatelogs.exe yang berada pada direktori /bin, sehinngga konfigurasi ErrorLog dan CustomLog menjadi:<br />
<code><br />
ErrorLog "|bin/rotatelogs.exe logs/error_%Y%m%d.log 5M"<br />
CustomLog "|bin/rotatelogs.exe logs/access_%Y%m%d.log 86400" common </code></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2006/03/06/rotasi-file-log-apache-http-server-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IIS dan Apache Weserver dalam Satu Mesin</title>
		<link>http://maseko.com/2005/11/24/iis-dan-apache-weserver-dalam-satu-mesin/</link>
		<comments>http://maseko.com/2005/11/24/iis-dan-apache-weserver-dalam-satu-mesin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2005 11:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[WebServer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita hanya menginginkan webserver lokal kita yang berbasis Windows mampu menjalankan aplikasi yang ditulis dengan ASP dan PHP, cukuplah kita menggunakan Microsoft Internet Information Server (IIS). Tetapi, mungkin ada keadaan dimana kita menginginkan aplikasi PHP kita dapat diujicobakan juga pada Apache Webserver, sehingga komputer kita harus mampu menjalankan IIS sekaligus Apache secara bersamaan. Secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita hanya menginginkan webserver lokal kita yang berbasis Windows  mampu menjalankan aplikasi yang ditulis dengan ASP dan PHP, cukuplah kita menggunakan Microsoft Internet Information Server (IIS).  Tetapi, mungkin ada keadaan dimana kita menginginkan aplikasi PHP kita dapat diujicobakan juga pada Apache Webserver, sehingga komputer kita harus mampu menjalankan IIS sekaligus Apache secara bersamaan. Secara default, baik IIS maupun Apache Webserver berjalan pada port 80. Dengan keadaan ini tidak memungkinkan kita menjalankan IIS dan Apache webserver secara bersamaan. Untuk itu salah satu webserver harus dijalankan pada port lain selain port 80.<br />
<span id="more-87"></span><br />
Jika kita menginginkan port IIS yang diubah, pada IIS yang terdapat pada Windows XP Proffesional langkahnya dimulai dengan membuka <strong>Control Panel</strong>. Kemudian pilih <strong>Administrative Tools</strong> dilanjutkan memilih <strong>Internet Information Services</strong>. Pada window baru yang muncul expand tree pada kolom sebelah kiri. Klik kanan pada <strong>Default Web Site</strong> dan pilih <strong>Properties</strong>. Pada dialog box yang muncul, pilih tab <strong>Web Site</strong>. Ubahlah setting <strong>TCP Port</strong> dari 80 ke port lain, misalnya 8080. Klik OK untuk mengakhiri.<br />
<img src="http://img512.imageshack.us/img512/8757/iisubahport8ct.jpg" alt="Ganti Port di IIS" /></p>
<p>Jika pilihan kita port Apache Webserver yang akan diubah, editlah file httpd.conf yang berada pada folder conf pada direktori instalasi Apache. Cari baris yang mengatur directive Listen. Ubah atau tambahkan baris baru sebagai berikut:<br />
<code>Listen 8080</code><br />
Sesuaikan dengan port yang diinginkan. Simpan file tersebut dan restart Apache Webserver.</p>
<p>Jika mengakses webserver yang berjalan pada port standar dilakukan cukup dengan http://localhost, maka untuk mengakses webserver yang port-nya telah diubah dilakukan dengan http://localhost:8080.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2005/11/24/iis-dan-apache-weserver-dalam-satu-mesin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VirtualHost Apache pada Komputer Stand Alone</title>
		<link>http://maseko.com/2005/11/24/virtualhost-apache-pada-komputer-stand-alone/</link>
		<comments>http://maseko.com/2005/11/24/virtualhost-apache-pada-komputer-stand-alone/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2005 04:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maseko</dc:creator>
				<category><![CDATA[WebServer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maseko.com/2005/11/24/virtualhost-apache-pada-komputer-stand-alone/</guid>
		<description><![CDATA[Ini hanya gambaran bagaimana saya memanfaatkan VirtualHost Apache yang berjalan pada Windows XP Proffesional dengan komputer yang tidak terhubung dengan internet. Tujuannya agar saya dapat memanggil beberapa website pada localhost dengan menggunakan URL yang mengandung domain seperti yang digunakan untuk hosting di internet. Sebagai contoh, saya menggunakan URL http://maseko.com dan http://maseko.info. Keduanya saya isi dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini hanya gambaran bagaimana saya memanfaatkan VirtualHost Apache yang berjalan pada Windows XP Proffesional dengan komputer yang tidak terhubung dengan internet. Tujuannya agar saya dapat memanggil beberapa website pada localhost dengan menggunakan URL yang mengandung domain seperti yang digunakan untuk hosting di internet.  Sebagai contoh, saya menggunakan URL http://maseko.com dan http://maseko.info. Keduanya saya isi dengan website yang akan saya hosting di internet dengan domain tersebut, sehingga meminimalisasi penyesuaian-penyesuaian pada script pada website yang dibuat berkaitan dengan konfigurasi ataupun penulisan path URL sebelum diupload ke internet.<br />
<span id="more-86"></span><br />
Hal pertama yang dilakukan adalah mengedit file httpd.conf Apache. Cari baris untuk setting virtual host yang terletak pada bagian paling bawah. Terdapat contoh setting VirtualHost, namun belum aktif  (masih diawali '#'). Untuk kasus saya, saya menggantinya dengan baris berikut:</p>
<div class="igBar"><span id="lcode-3"><a href="#" onclick="javascript:showPlainTxt('code-3'); return false;">PLAIN TEXT</a></span></div>
<div class="syntax_hilite"><span class="langName">CODE:</span>
<div id="code-3">
<div class="code">
<ol>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">NameVirtualHost <span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span></div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp;</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&lt;VirtualHost <span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span>:<span style="color:#800000;color:#800000;">80</span>&gt;</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; DocumentRoot <span style="color:#CC0000;">"C:<span style="color:#000099; font-weight:bold;">\w</span>ww"</span></div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; ServerName localhost</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&lt;/VirtualHost&gt;</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp;</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&lt;VirtualHost <span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span>:<span style="color:#800000;color:#800000;">80</span>&gt;</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; DocumentRoot <span style="color:#CC0000;">"C:<span style="color:#000099; font-weight:bold;">\w</span>ww<span style="color:#000099; font-weight:bold;">\m</span>aseko_com"</span></div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; ServerName maseko.<span style="">com</span></div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; &lt;Directory /&gt;</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; Options FollowSymLinks</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; AllowOverride All</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; &lt;/Directory&gt;</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; ErrorLog logs/maseko.<span style="">com</span>-error_log</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; CustomLog logs/maseko.<span style="">com</span>-access_log common</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&lt;/VirtualHost&gt;</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp;</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&lt;VirtualHost <span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span>:<span style="color:#800000;color:#800000;">80</span>&gt;</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; DocumentRoot <span style="color:#CC0000;">"C:<span style="color:#000099; font-weight:bold;">\w</span>ww<span style="color:#000099; font-weight:bold;">\m</span>aseko_info"</span></div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; ServerName maseko.<span style="">info</span></div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; ErrorLog logs/maseko.<span style="">info</span>-error_log</div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&nbsp; &nbsp; CustomLog logs/maseko.<span style="">info</span>-access_log common</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;">&lt;/VirtualHost&gt; </div>
</li>
</ol>
</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Hampir semua setting httpd (directive) dapat digunakan sebagai setting VirtualHost. Masing-masing VirtualHost mempunyai DocumentRoot berbeda yang berisi direktori masing-masing konsep website yang saya buat. Jadi ketika saya mengakses dengan URL http://maseko.com maka yang akan tampil adalah website yang berada pada direktori C:\www\maseko_com dan ketika mengakses  dengan URL http://maseko.info maka yang akan tampil adalah website yang berada pada direktori C:\www\maseko_info. Tetapi pada tahapan ini akses dengan URL tersebut belum berjalan sebagaimana diharapkan. Akses yang bisa dilakukan baru sebatas menggunakan http://localhost atau http://127.0.0.1 yang memanggil website dari direktori C:\www. Untuk itu perlu mengedit file yang terletak pada C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\host. Edit dengan text editor dan tambah dengan baris baru yang selengkapnya tampak sebagai berikut:</p>
<div class="igBar"><span id="lcode-4"><a href="#" onclick="javascript:showPlainTxt('code-4'); return false;">PLAIN TEXT</a></span></div>
<div class="syntax_hilite"><span class="langName">CODE:</span>
<div id="code-4">
<div class="code">
<ol>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;"><span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;localhost</div>
</li>
<li style="font-weight: bold;color:#26536A;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;"><span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;maseko.<span style="">com</span></div>
</li>
<li style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; color: black; font-weight: normal; font-style: normal;color:#3A6A8B;">
<div style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace; font-weight: normal;"><span style="color:#800000;color:#800000;">127</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">0</span>.<span style="color:#800000;color:#800000;">1</span>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;maseko.<span style="">info</span> </div>
</li>
</ol>
</div>
</div>
</div>
<p></p>
<p>Sekarang akses dengan menggunakan URL  http://maseko.com dan http://maseko.info akan memanggil website yang berada pada masing-masing direktorinya.</p>
<p>Catatan tambahan:<br />
Jika komputer terhubung dengan internet, dengan mengedit file host di atas maka mengakses http://maseko.com akan tetap menampilkan website pada localhost tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maseko.com/2005/11/24/virtualhost-apache-pada-komputer-stand-alone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

